Indonesia Bakal Menjadi Basis Produksi Perangkat Telekomunikasi

MACCANEWS- Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto meyakini, Indonesia mampu menjadi basis produksi bagi pengembangan industri perangkat telekomunikasi kelas dunia. Terlebih lagi, dengan didukung potensi pasar dalam negeri yang sangat besar serta sejumlah produsen komponen lokal yang cukup kompetitif.

Data yang diperoleh Kemenperin, saat ini terdapat 24 perusahaan manufaktur komponen produk ponsel dan tablet di dalam negeri. Sementara itu, berdasarkan laporan e-Marketer, pengguna aktif smartphone di Indonesia akan tumbuh dari 55 juta orang pada 2015 menjadi 100 juta orang pada 2018.

Dengan jumlah tersebut, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. "Dengan bertumbuhnya industri-industri perakit dan pembuat komponen, sekitar 30 perusahaan ponsel dan tablet telah memenuhi TKDN 30 persen," tutur Airlangga, Ahad (18/2/2018).

Pemerintah pun bertekad untuk menggenjot keberlanjutan industri telematika di dalam negeri. Salah satunya melalui penerbitan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Menperin juga menyampaikan, pihaknya tengah berupaya mencegah dan mengurangi peredaran ponsel yang masuk ke Indonesia secara ilegal sehingga melindungi industri dan konsumen dalam negeri. Kemenperin sedang mengembangkan Device Identification, Registration, and Blocking System (DIRBS) untuk mendeteksi produk ponsel melalui verifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI).

"Pada bulan April nanti, data IMEI ini sudah terkonsolidasi. Kami telah bekerja sama dengan Qualcommdan Global System for Mobile Communications Association (GSMA)," ujarnya.

Setelah DIRBS terpasang, Kemenperin akan bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Perdagangan untuk menyiapkan peraturan-peraturan yang dibutuhkan dalam rangka mengontrol peredaran ponsel ilegal tersebut. Selanjutnya, guna lebih mendongkrak kinerja sektor ini, faktor terpenting lainnya adalah pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

"Kami berharap kepada para pelaku industri ponsel di dalam negeri berpartisipasi dalam program pendidikan vokasi melalui kemitraan dengan SMK yang ada di sekitar lokasi industri untuk memudahkan penyerapan dan peningkatan kapasistas SDM yang dibutuhkan perusahaan," jelas Airlangga. (*)




Kala IYL Ajak Mantan Bupati Bantaeng Pamerkan 4 Jari


MACCANEWS -Kandidat Gubernur Sulsel nomor urut 4 Ichsan Yasin Limpo (IYL) punya banyak cara mencairkan suasana. Selain menunjukkan keakraban dengan tiga pasangan lainnya, serta dua pasangan calon walikota dan wakil walikota, beberapa tamu undangan juga tak luput dari perhatian "Mister Komitmen".

Di sela-sela deklarasi damai yang digelar KPU di Anjungan Pantai Losari, IYL nampak sangat akrab dengan sejumlah tamu undangan. Salah satunya adalah mantan Bupati Bantaeng, Azikin Solthan.

Azikin yang hadir kapasitasnya sebagai anggota DPR RI sekaligus perwakilan dari Partai Gerindra, berulangkali saling melontarkan candaan ke IYL yang sejak dulu memang sudah bersahabat.

Saat bersalaman dengan IYL maupun Cakka, selain tertawa bersama, Ichsan juga "mengerjai", dengan mengarahkan empat jari Azikin sebagai simbol nomor urut 4.

"Kasi begini tangan ta," canda IYL sambil tangannya diletakkan ke tangan orang tua kandidat Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin di sela-sela deklarasi damai.

Pemandangan yang begitu cair dan penuh kekeluargaan itu, mengundang tawa dan perhatian tersendiri dari sejumlah orang yang menyaksikan. Termasuk Cakka yang berdiri didekat pasangannya tersebut.

Sekadar diketahui, IYL dan Azikin sejak dulu memang dikenal punya hubungan yang sangat baik. Bahkan, Azikin berulangkali mengirimkan ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga. Seperti saat peresmian rumah kita, tahun lalu.

Di deklarasi damai, IYL maupun Cakka tergolong pasangan yang sangat cair.
Mulai saat star di depan Lapangan Karebosi hingga di atas panggung deklarasi, duet yang dikenal komitmen, tegas dan merakyat ini, selalu mengumbar senyum.

Bahkan saat penandatanganan deklarasi damai secara bergiliran, IYL begitu bersemangat menyanyikan lagu tentang kebhinekaan yang diputar penyelenggara.

Deklarasi Damai, PAMMASE Kompak Datang, dr Baso Tak Hadir


MACCANEWS - Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) kembali berikrar untuk menghadirkan Pilkada Wajo berlangsung sejuk nan penuh kedamaian.

Deklarasi pilkada damai ini diselenggarakan oleh KPU Wajo di Stadion A Ninnong, Sengkang pada Minggu (18/2/2018).

PAMMASE datang kompak. Keduanya mengenakan pakaian kemeja putih dan memakai kopiah. Pasangan nomor urut 1 ini pun terlihat menyapa seluruh undangan yang hadir.

Sementara Baso Rahmanuddin tak nampak saat acara sudah dimulai. Kontestan nomor urut 2 ini cuma diwakili pendampingnya, Anwar Sadat. Belum diketahui penyebab pasangan berakronim Barakka ini tidak datang.

Padahal KPU jauh-jauh hari sudah menyampaikan jika semua pasangan harus hadir, sekaligus berikrar dan menandatangani deklarasi damai, anti hoax, politik uang, dan SARA.

Selain PAMMASE yang datang kompak, tujuh parpol pengusung turut kompak. Para ketua parpol pengusung setia mendampingi PAMMASE hingga akhir acara deklarasi pilkada damai.

PAMMASE meminta kepada seluruh tim pemenangan, relawan, simpatisan dan pendukung untuk terus aktif menjaga pilkada agar aman dan damai.

"Pilkada merupakan pesta, maka rakyat harus riang gembira dalam menunaikan haknya; jangan ada mobilisasi massa yang menebar teror ketertiban sosial. Jangan ada mobilisasi kekuatan terorganisir yang mempengaruhi pemilih; dan tidak boleh pula ada praktik money politic/politik uang yang melemahkan rasio dan kemerdekaan pemilih," pesan Amran Mahmud.

Mantan wakil bupati Wajo ini juga menyerukan agar persaudaraan tetap terjaga meskipun berbeda pilihan.

"Satukan langkah dan keyakinan bahwa Pilkada Wajo adalah pesta demokrasi yang sama sekali tidak beralasan untuk mencerai-beraikan kita" pungkas Amran Mahmud. (wan)

Cair, IYL Candai DIAmi, Appi-Cicu dan Deng Ical

MACCANEWS- Beginilah Cairnya Hubungan IYL-Cakka dengan DIAmi, Appi-Cicu hingga Deng Ical

MAKASSAR- Momentum deklarasi damai pilkada serentak se-Indonesia yang dipusatkan di Anjungan Pantai Losari, Makassar, menjadi momen tersendiri bagi Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).


Selain menunjukkan keakraban dengan tiga pasangan lainnya di pilgub, IYL-Cakka juga berulangkali "pamer" kemesraan dengan dua pasangan calon wali kota dan wakil walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) dan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Sebelum deklarasi damai misalnya, IYL sempat melontarkan candaan ke Appi yang duduk di kursi IYL-Cakka yang disediakan. Sambil tertawa, mantan Bupati Gowa dua periode itu menyebut Appi salah tempat duduk.

Bukan hanya itu, di panggung deklarasi, IYL terlihat beberapakali mengajak Cicu yang berdiri disampingnya untuk berbincang. Termasuk bergandengan tangan di saat sesi pengambilan gambar.

Sedangkan DIAmi, saat star di depan Lapangan Karebosi, langsung cipika-cipiki dengan IYL-Cakka. Bahkan saat longmarch, relawan DIAmi dan Tim IYL-Cakka berbaur dalam satu barisan.

Yel-yel "DIAmi Punggawa", serta Appakabaji DIAmi menggema hingga lokasi finish, sekaligus tempat deklarasi damai digelar di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Khusus dengan Plt Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (Deng Ical), menunjukkan keakrabannya kala bercengkrama di bawah tenda yang disediakan KPU. Deng Ical menghampiri pasangan Andi Mudzakkar itu.

Sekira 4 menit, Ical dan IYL bersendagurau. Bahkan, sebelum Deng Ical pamit, IYL sempat memeluknya dari belakang yang diabadikan beberapa juru foto yang mendekat di tenda tersebut.

Sekadar diketahui, IYL dan Cakka juga menunjukkan keakrabannya dengan tiga pasangan cagub cawagub lainnya. Termasuk di lokasi star, IYL maupun Cakka menyalami satu persatu semua pasangan dengan cara mendatangi. (*)

Tindak lanjuti Intruksi KPU, Pemerintah Kecamatan Tamalate Sudah Mulai Tertibkan Baliho Calon Walikota

MACCANEWS- Menindak lanjuti instruksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Makassar, camat Tamalate H. Hasan Sulaiman bersama panitia pelaksana pemilihan umum dan Panwas menyelenggarakan rapat koordinasi dikantor PPK Tamalate, Sabtu (17/02/2018).

Dari hasil rapat koordinasi, disimpulkan mulai hari ini akan dilakukan penertiban baliho seluruh peserta Pilkada serentak, bukan hanya baliho bakal calon walikota dan wakil walikota tapi juga baliho bakal calon gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 yang menjadi sasaran penertiban.

Camat Tamalate Hasan Sulaiman menurunkan BKO Satpol PP, dibantu satgas dan armada kebersihan, dikawal oleh panitia pemilihan, dan Panwas untuk menertibkan baliho yang masih terpampang dibeberapa ruas jalan.

Menurut Hasan, penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi pemanfaatan ruang yang sesungguhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ungkapnya.

“Kami telah berkoordinasi dengan KPU dan Panwas, dan itu telah mereka setujui, serta yang kami tertibkankan hari ini bukan hanya baliho politik, tapi juga baliho lainnya yang dianggap menyalahi aturan,” kata Hasan. (*)

Deklarasi Damai, IYL-Cakka Langsung Salami Semua Kandidat


MACCANEWS- Pasangan nomor urut 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) langsung mendatangi semua kandidat saat tiba di depan Lapangan Karebosi, Minggu (18/2/2018) pagi.

Di lokasi yang dijadikan tempat star untuk longmarch Pilkada Damai 2018 yang digelar KPU, IYL dan Cakka menyalami satu persatu. Mulai dari Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS), Nurdin Halid-Aziz Qahhar, serta Agus-Tanribali.

Seperti biasa, IYL dan Cakka menunjukkan keakrabannya dengan semua kandidat. Sambil bersalaman, mereka juga cipika-cipiki, sembari melempar senyum.

Setelah mendatangi semua kandidat untuk bersalaman, IYL dan Cakka kemudian berdiri dibarisan yang disiapkan untuk longmarch ke Anjungan Pantai Losari, tempat digelarnya deklarasi damai.

Dibarisan yang disediakan, IYL-Cakka berdampingan dengan NA. Sesekali mantan Bupati Gowa dua periode itu mengajak berbincang dengan pasangan Andi Sudirman tersebut.

Berdasarkan pantauan, di deklarasi damai, IYL dan Cakka didampingi istrinya masing-masing, serta sejumlah tim pemenangannya. Seperti Ketua Rumah Kita Sulsel, H Bahar Ngitung. (*)

Pemda Barru Gelar Gerak Jalan Santai


MACCANEWS-  Ribuan masyarakat dan dan lambaga-lembaga di Kabupaten Barru mengikuti gerak jalan santai yang digelar oleh Pemkab Barru, Minggu (18/02/2018).

Bupati Barru, Ir Suardi Saleh juga turut serta berjalan santai bersama ribuan peserta lainnya.

Rute Gerak Jalan santai tersebut, star di Alun-Alun kota Barru, kemudian berkeliling mengitari Kota Barru kemudian finish di Alun-alun.

Di akhir kegiatan dilakukan pengundian beberapa dorprize dan hadiah menarik lainnya seperti,1 sepeda Motor,Sepeda dan lain-lainya.

Jalan santai tersebut dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Barru  ke-58.(Aziz/Ir)

Demokrat Incar Nomor Urut Ini di Pemilu 2019

MACCANEWS- Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan berharap partainya mendapatkan nomor urut sembilan pada Pemilu 2019. “Kami maunya nomor cantiklah, nomor sembilan," ujar Hinca di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Sabtu (17/2/2018).
Hinca mengatakan nomor urut sembilan juga banyak diincar anggota partai berlambang merci tersebut. "Partai ini kan lahir di angka sembilan, 9 September 2001. Angka-angka sembilan itu dekat sama Demokrat," kata Hinca. 
Karena itu, ia berharap agar keinginan untuk mendapatkan nomor urut sembilan pada Pemilu 2019 itu bisa terwujud. 
Setelah menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilu 2019 di Jakarta, pada Sabtu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI juga akan menggelar pengundian nomor urut partai peserta pada Minggu (18/2/2018), yang dijadwalkan berlangsung di Kantor KPU RI, Jakarta, pada pukul 19.00 WIB.
Empat belas partai yang dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU ialah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Berkarya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Garuda, Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (wan)

Bawaslu Beri Waktu Pengajuan Sengketa Hingga Rabu Pekan Depan

MACCANEWS- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengatakan pengajuan sengketa proses pemilu kepada Bawaslu hanya bisa dilakukan hingga Rabu (21/2/2018). "Tenggat waktu untuk mengajukan sengketa dihitung tiga hari kerja sejak penetapan peserta pemilu, jadi Rabu pekan depan," ujar Abhan di Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Menurut dia, setelah sengketa didaftarkan, pihaknya akan terlebih dulu memeriksa kelengkapan berkas untuk kemudian dilanjutkan ke tahap pembuktian. "Kami punya waktu 12 hari kalender untuk menyelesaikan proses permohonan sengketa tersebut. Kalau nanti berkas belum lengkap ada waktu untuk perbaikan," terang Abhan.

Ia mengatakan partai politik memiliki hak untuk menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU), ketika tidak sepakat dengan keputusan lembaga penyelenggara pemilu itu. Hal ini juga sudah diatur di Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, ungkap dia.

Menurut Abhan, Bawaslu akan mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan adanya partai politik yang berencana mengajukan permohonan gugatan terhadap KPU. "Kami posisi juga sebagai hakim, maka nanti kami lihat dalil-dalil dari permohonan seperti apa. Nanti lihat juga hasil pengawasan kami," tutur dia.

KPU RI telah menetapkan partai peserta Pemilu 2019 pada Sabtu. Dalam keputusan tersebut, dari total 16 partai yang telah diteliti dan dilakukan verifikasi faktual. Sebanyak 14 partai dinyatakan lolos dan dua partai, yakni PBB dan PKPI, tidak lolos sebagai peserta.

PBB dan PKPI menilai KPU telah mengambil keputusan yang salah, yang juga dianggap merugikan partai.

Terkait dengan keputusan KPU itu, kedua partai yang tidak lolos tersebut kemudian memutuskan untuk segera mengajukan gugatan sengketa kepada Bawaslu RI. (*)

FAS Hadiri Pentas Sastra 'Gelisah Bayang-bayang Kota' di Pales Teduh


MACCANEWS-  Calon Walikota Parepare Faisal Andi Sapada (FAS) hadir pada acara 'Kontemplasi Pentas Sastra 58 Tahun Parepare'. Acara tersebut digelar oleh sejumlah seniman dan sastrawan lokal, di Kedai Kopi Pales Teduh.

Pentas Sastra ini mengangkat tema 'Gelisah Bayang-bayang Kota', dalam rangka peringatan HUT ke 58 Kota Parepare.

FAS sendiri datang secara spontanitas. Usai memimpin rapat tim pemenangan di Posko Induk, FAS bersama sejumlah tim pemenangan keliling Parepare cari warkop. Pilihannya jatuh di Pales Teduh, yang ternyata disaat bersamaan menggelar pentas sastra.

FAS didampingi Ketua Tim Pemenangan Yasser Latief, legislator PKS Iqbal Chalik dan Parman Agus Mante, beserta jajaran tim.

"Kita kedatangan tamu kehormatan, seorang pemimpin. Kepada beliau, kami pekerja seni menitip harapan agar jika beliau terpilih, kami bisa dibukakan ruang. Ruang untuk lebih banyak berkreasi dikota kita sendiri," kata Kaleb R Basae, Ketua Rumah Balada Indonesia (RBI) Parepare.

Pada kesempatan itu, FAS menyempatkan diri menyumbang sebuah lagu. FAS memilih lagu dari Jamrud berjudul 'Pelangi di Matamu'. Dengan lirik yang mendadak ia modifikasi sedikit, membuat pengunjung bertepuk tangan. Beberapa diantaranya berteriak 'Sibawaki' -tagline FAS-

Acara 'Kontemplasi Pentas Sastra 58 Tahun Parepare' - 'Gelisah Bayang-bayang Kota' diisi penampilan  dari Teater Kokoh, Tarian Pena, serta didukung RBI, GudMud Cafe, Pales Teduh dan Kata Kita. (*)

Dukungan Kelompok Masyarakat Terus Mengalir Dukung DIAmi


MACCANEWS- Satu lagi kelompok masyarakat menyatakan dukungan ke pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, nomor urut 2, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi).

Kali ini, datang dari ratusan kelompok masyrakat yang menamakan dirinya Komando Pajaga Lorong (Kompar), dengan didasari berbagai pertimbangan. Seperti melihat rekam jejak keduanya yang benar-benar punya program keberpihakan terhadap rakyat.

Ketua Kompar Faisal Sahabuddin, mengatakan bahwa Danny Pomanto sudah terbukti dan teruji kinerjanya. Bagaimana diketahui, programnya yang membangun Kota Makassar dari lorong.

“Wali Kota sebelum-sebelumnya mana pernah mau memperhatikan lorong, kita lihat sekarang perubahan di lorong yang ada saat ini, di tambah lagi dengan adanya Badan Usaha Lorong (Bulo) yang sangat peduli untuk warga di lorong,” ucapnya, saat menyatakan sikap dukungan, Sabtu (17/2/2018) di kediaman pribadi Danny Pomanto.

Sementara itu, Danny mengungkapkan bahwa dirinya bukan siapa-siapa yang merupakan anak lorong di Makassar.

“Saya ini tetap jadi anak lorong, anak yatim piatu bukan dari orang kaya, ataupun bangsawan. Tapi didukung oleh kita-kita semua yang menyatukan hati, yang membuat saya selalu semangat,” ujarnya.

Dia pun menyampaikan, masa depan Makassar milik rakyat. Sesuai visinya, Makassar untuk semua.

“Masa depan ini dan kota ini milik rakyat, bukan milik kita, ini semua untuk rakyat, makanya visi saya Makassar untuk semua tanpa terkecuali,” jelas Danny.

Lebih lanjut, Calon Wali Kota yang dikenal ramah ini mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan kepada dirinya.

“Hanya satu hal yang saya janjikan sama kita, Insya Allah saya tidak akan pakasiriki,” pungkasnya. (*)

SBY Kukuhkan AHY Sebagai Demokrat

MACCANEWS- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan bahwa pengukuhan tersebut berdasarkan keputusan pimpinan pusat partai berlambang bintang mercy itu.

"Berdasarkan keputusan pimpinan pusat partai demokrat yang telah ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal telah diangkat saudara Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Kogasma Partai Demokrat," ujar Hinca di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2).

Hinca pun meminta kesediaan Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengukuhkan putra sulungnya itu menjadi Ketua Kogasma dengan menyerahkan bendera Kogasma kepada AHY.

Dalam sambutannya, SBY mengucapkan syukur karena setelah resmi menjadi peserta Pemilu 2019, Kogasma bisa menjalankan tugasnya agenda politik kedepan.

"Alhamdulillah kami telah membentuk komando tugas bersama pemenangan Pemilu atau Kogasma 2019," ujar SBY.

Dikesempatan yang sama, AHY menegaskan sebagai Ketua Kogasma, dirinya bakalan bekerja keras dan sepenuh hati untuk memenangkan partai pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 nanti.

Tentunya dirinya tidak bisa bekerja sendiri, AHY mengajak semua kader Demokrat sampai ranting termasuk seluruh calon legislatif untuk bersama berjuang.

"Marilah bangun kerja sama sinergi dan komunikasi untuk perjuangan yang berat," tutup AHY. (wan)

AHY Sebut Kader Bermasalah Jadi Faktor Kegagalan Demokrat

MACCANEWS- Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengungkap faktor yang menyebabkan Partai Demokrat gagal pada Pemilu 2014. Jawabannya adalah adanya kader bermasalah.

"Ketika itu ada sejumlah kader yang bermasalah sehingga kemudian menjadi faktor pelemah bagi pemilih di seluruh Nusantara," ujar Agus Harimurti di Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Dirinya berharap kini kader-kader Partai Demokrat semakin baik dan berintegritas serta dapat terus menjaga hal tersebut.

Selain sejumlah kader yang tidak berintegritas, menurut dia belum solidnya kader menjadi faktor kegagalan Partai Demokrat pada Pemilu 2014. Untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2019 dengan memenangkan hati dan pikiran pemilih pun, ia mengakui membangun kesolidan kader merupakan tantangan.

"Kini kami berharap bisa mengikat kader, membangun soliditas dan semangat juang yang tidak cepat puas dengan capaian dan pantang menyerah mengalami hambatan," kata suami model Annisa Pohan itu.

Terakhir, faktor kegagalan Partai Demokrat adalah tidak adanya figur yang dicalonkan Partai Demokrat untuk berlaga dalam kontestasi capres-cawapres. Menurut dia, saat itu pemilih memiliki kebingungan calon yang diajukan Demokrat, padahal ketokohan seorang figur sangat berarti untuk mendulang suara di Indonesia,

"Ketokohan seorang figur sangat diperhitungkan dan menjadi dasar pemilih untuk menentukan pilihan. Inilah yang harus kami semua maklumi sehingga tiga faktor itu tidak terjadi lagi," kata Agus Harimurti yang akrab disapa AHY.

Sebagai Ketua Kogasma, pihaknya berharap terdapat peningkatan suara yang diperolah Partai Demokrat dibanding Pemilu 2014, yakni setidaknya 15 persen dukungan suara. Agus mengaku ingin realistis, tetapi juga optimismis sehingga sebaiknya tidak menetapkan angka yang ambisius. (wan)

Persija Jakarta Juarai Piala Presiden 2018

MACCANEWS- Persija Jakarta sukses menggenggam gelar juara Piala Presiden 2018. Gelar tersebut diraih setelah Persija menaklukkan Bali United 3-0 dalam laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2) malam.

Juara milik Persija kali ini mengakhiri puasa gelar skuat Macan Kemayoran. Selama 16 tahun, kesebelasan Ibu Kota ini tak pernah meraih gelar juara. Persija terakhir kali meraih gelar bergengsi nasional setelah menjadi juara Liga Indonesia 2001 silam.

Kemenangan Persija pun membalas catatan buruk dari Bali. Sepanjang 2017/2018, kesebelasan asuhan pelatih Stefano Cuggura Teco itu tak pernah menang dari Bali. Dari tiga kali perjumpaan, para penggawa Bali asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro berhasil unggul dua kali dan main imbang satu kali.

Saat pertandingan, Persija memang sudah unggul sejak babak pertama. Meskipun penguasaan bola imbang. Namun para pemain Macan Kemayoran berhasil membuka keunggulan. Pada menit ke-20, sundulan Marco Simic membuka kemenangan Persija.

Skor 1-0 bertahan lama. Tetapi sebelum babak pertama pungkas, kembali Simic mencatatkan namanya di papan angka lewat tendangan salto. Gol kedua Simic di laga kali ini menandai 11 gol pemain berangka punggung sembilan tersebut selama Piala Presiden sekaligus mencatatkan namanya sebagai top skorer turnamen. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Memulai babak kedua, Bali yang tertinggal dua gol kerja keras membalas. Tetapi usaha tersebut tak berbuah hasil. Pada menit ke-51, sepakan bebas Fadil Sausu memberi harapan. Namun bola dari tendangan keras dari kaki kirinya berhasil ditangkap kiper Andritany Ardhyasa.

Pelatih Widodo mulai merotasi komposisi pemainnya pada menit ke-54. Pemain belakang Ahn Byung-keon ditarik keluar dan digantikan Ahmad Agung. Tenaga baru tersebut pun ternyata belum mampu membuat Bali keluar dari tekanan. Bali seperti dibuat tak berkutik oleh serangan-serangan para penggawa Persija.

Pada menit ke-60, pelatih Widodo kembali merotasi pemainnya. Dua penggawa ia ganti sekaligus. Gelandang serang Yabes Roni yang tampil buruk sepanjang pertandingan, digantikan oleh Miftahul Hamdi. Sementara Irfan Bachdim yang sebelumnya dikabarkan cedera, terpaksa turun lapangan menggantikan Muhammad Taufiq.

Namun dua menit setelah merombak pemain tersebut seperti tak berpengaruh bagi Persija. Alih-alih membalas gol yang tertinggal, gawang Wawan Hendrawan kembali jebol pada menit ke-62. Kali ini giliran Novri Setiawan yang mencatatkan namanya di papan angka. Skor semakin renggang 3-0.

Unggul telak tiga gol, membuat para pemain Persija lebih santai bermain. Sementara para pemain Bali tetap tampil ngotot mengejar selisih gol. Tetapi, dominasi Persija berhasil membuat Bali tak berkutik.

Pelatih Widodo melakukan pergantian pemain kembali pada menit ke-78. Sementara Teco sampai menit ke-80 belum mengganti pemain. Baru pada menit ke-82 dan menit ke-84, Teco bergilir memainkan tiga penggawa pelapisnya.

Striker gaek Bambang Pamungkas, masuk menggantikan Marco Simic. Turunnya mantan kapten timnas Indonesia tersebut sepertinya bakal menjadi laga terakhir baginya di Persija karena belum lama ini ia dikabarkan akan gantung sepatu.

Lima menit terakhir menjelang pertandingan bubar, bukan waktu yang cukup bagi para pemain Bali mengejar tiga gol di laga kali ini. Itu terbukti setelah menit ke-90, usaha keras Bali menjebol gawang Persija tak pernah makbul. Sampai peluit panjang, Persija berhak atas trofi Piala Presiden 2018 dengan skor akhir 3-0. (*)

RIDHOMU Bakar Semangat Kaum Intelektual Menangkan "DOAMU"


MACCANEWS- Relawan Intelektual Dollah Mahmud (RIDHOMU), menyatakan tetap solid mengawal dan Memenangkan Kandidat Paslon nomor urut 2  DOAMU (Dollah Mando - Mahmud Yusuf) di Pilkada Sidrap 2018. Hal itu disampaikan Juru Bicara RiDhoMu, Irham (Alumnus Psikologi salah satu Universitas di Makassar) di Stasiun Kopi, di Makassar. Sabtu (17/2/2018).

Irham menegaskan, seluruh relawan akan all out bergerak memenangkan DOAMU . Bahkan saat ini, dia menjamin Relawan Intelektual Dollah Mahmud semakin bersemangat dan solid.

“Saat ini kami semakin bersemangat dan solid. Semakin bersatu dan punya komitmen kuat untuk bergerak mengantarkan kemenangan untuk DOAMU di PILKADA SIDRAP 2018”, tegas Irham di sela-sala rapat Tim RIDHOMU

Disinggung Terkait adanya pelemparan yang menimpah mobil seorang relawan DOAMU dan Penyerangan terhadap calon wakil bupati Sidrap nomor urut 2 "Ir. Mahmud Yusuf", Irham menghimbau semua Simpatisan dan Relawan DOAMU untuk tetap menahan diri dan ingat pesan pak Ir. H. Dollah Mando untuk tetap tenang dan bersabar.

"Kami percayakan kepada tim hukum DOAMU Untuk mengawal kasus tersebut namun kami tetap menuntut Pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Sidrap untuk mengungkap pelakunya. Pelaku pembunuhan ditempat Gelap saja bisa di ungkap apalagi kalau kasus di tempat yang terang, imbuhnya.

banyaknya kasus teror Akhir-akhir ini Tak mempengaruhi semangat kami untuk memenangkan paket DOAMU digelaran Pilkada Sidrap 2018. Bahkan relawan lain semakin bersemangat untuk memenangkan DOAMU. karena kejadian tersebut RiDhoMu jadi semakin kompak dan militan," pungkasnya. (*)

Hary Tanoe: Kemajuan Sulsel Harus Dilanjutkan IYL-Cakka


MACCANEWS- Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menegaskan sikap partainya untuk all out memenangkan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Pilgub Sulsel 27 Juni 2018 mendatang.

Sikap Bos MNC Group itu disampaikan saat menerima  Ichsan Yasin Limpo sekitar dua jam di kediaman pribadinya di Jakarta, Sabtu (17/2/2018) malam.

"Perindo akan mengerahkan semua potensi untuk bersama IYL-Cakka. Kami tak ingin sekadar menjadi partai pendukung semata. Lebih dari itu kita ingin maksimal semua sumber daya yang kami miliki," tegas HT seperti disampaikan Ketua DPW Perindo Sulsel, Sanusi Ramadan melalui keterangannya.

HT yang dipertemuan itu juga membahas sinergitas pemenangan bersama IYL, menambahkan, baik pengurus, bakal caleg, maupun kader di semua tingkatan wajib mendukung dan menyosialisasikan pasangan nomor urut 4 tersebut.

"Semua struktur dan kader harus bergerak menyosialisasikan IYL-Cakka. Dan kita minta setiap saat bersinergi dengan tim IYL-Cakka di semua daerah," tambah eks Ketua Bappilu DPP Hanura ini.

Dalam kesempatan tersebut, HT yang didampingi sejumlah pentolan Perindo serta Sanusi Ramadan, juga mengurai kenapa harus menjatuhkan pilihan ke pasangan yang dikenal komitmen, tegas dan merakyat tersebut.

Selain pengalaman keduanya pernah menjadi Bupati dua periode, IYL dan Cakka dinilai sebagai pasangan yang layak melanjutkan berbagai kemajuan yang ditorehkan Syahrul Yasin Limpo selama 10 tahun terakhir.

Bagi dia, Perindo yang punya visi menggerakkan ekonomi kerakyatan, sekaligus mendorong kesejahteraan rakyat, serta meningkatkan kualitas pendidikan, punya kesamaan dengan keinginan IYL-Cakka.

Apalagi, lanjut dia, Ichsan yang pernah menjabat Bupati Gowa selama 10 tahun, dinilai tidak sekadar menonjolkan pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, membangun dan mendorong pembangunan sumber daya manusia.

Terbukti, Gowa di bawah kepemimpinan IYL, berhasil menerapkan berbagai terobosan. Terutama di bidang pendidikan yang kini banyak daerah di Indonesia mencoba untuk mengadopsinya.

Tak hanya itu, kemajuan yang dicapai Sulsel saat ini mesti jatuh ke tangan yang tepat. Dan itu sangat pantas dilanjutkan ke pasangan IYL-Cakka yang sudah terbukti pengalaman pemerintahannya, serta keberpihakannya dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Sementara itu, Ichsan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar Perindo yang memberikan amanah untuk memimpin Sulsel. Menurutnya, harapan dan gagasan Partai pendatang baru di Indonesia ini sejalan dengan visi-misinya.

"Mengurangi kesenjangan yang menjadi salah satu perjuangan Perindo itu juga bagian dari komitmen kami untuk bersama membangun Sulsel," terang Ichsan kepada wartawan di kediaman HT.

Selain itu, Punggawa, julukan yang disematkan ke doktor bidang hukum pendidikan ini, mengaku jika pilihan Perindo sudah tepat. Alasannya, ia bersama Cakka merupakan satu-satunya pasangan yang masing-masing pernah menjabat bupati. (*)

Lewat Instagram DIAmi, Danny-Indira Jaring Kebutuhan Masyarakat

MACCANEWS- Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto dan Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) punya cara sendiri untuk menjaring kebutuhan masyarakat untuk dijadikan kontrak politik.

Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan pihak DIAmi akan menyediakan dua macam formulir yang akan didistribusikan ke masing-masing rukun tetangga (RT) yang ada di seluruh Kota Makassar.

“Kami akan sebar dua macam formulir yang akan disebar ke seluruh RT. Formulir yang pertama untuk diisi oleh Ketua RT bersama masyarakat apa-apa saja yang kurang di RT nya. Apakah jalan atau drainase, nanti kita tampung semua,” ucap Danny Pomanto, Sabtu (17/2/2018).

Lebih lanjut Danny Pomanto menyampaikan, untuk formulir kedua oleh pihak RT untuk mencari sepuluh orang yang paling miskin di wilayahnya lalu didaftar di formulir tersebut.

“Kami namakan ini Instagram DIAmi, itu kepanjangannya Insipirasita’ Program DIAmi. Jadi nanti yang tertulis di formulir tersebut menjadi kontrak politik kami (DIAmi) dengan masyarakat hingga ke tingkat RT,” kata Danny Pomanto.

Melalui metode ini, Danny Pomanto mengisyaratkan bahwa pihaknya ingin realistis dalam berkomitmen namun jelas hitam di atas putih. “Saya tidak ingin piti kana-kanai,” ujarnya

Bagi RT yang tidak mengisi lalu mengumpulkan kembali formulir yang dimaksudkan, Danny Pomanto mengingatkan bahwa pihaknya tidak memiliki kontrak politik apapun. (*)

Bupati Barru Bersepeda Santai Bersama Rakyatnya


MACCANEWS- Ribuan masyarakat Kabupaten Barru mengikuti (fun walk) sepeda santai (fun bike) dalam rangka HUT Kabupaten Barru yang ke-58. Kegiatan sepeda santai yang dimotori Pemkab Barru, Sabtu (17/02/2018).Pagi.

Ikut serta dalam sepeda santai itu, Bupati Barru, Ir Suardi Saleh M.Si,  didampingi Kapolres Barru dan sejumlah Pimpinan SKPD Se-Kabupaten Barru.(Aziz/Ir)

Indira Juga Beri Support Warga Tionghoa Rayakan Imlek


MACCANEWS- Masih dalam suasan perayaan Imlek, calon Wakil Wali Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti menyambangi kediaman sejumlah tokoh Tionghoa yang ada di Kota Makassar, Sabtu (17/2/218).

Calon wakil pendamping petahana, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto ini salah satunya memyambangi kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Erick Horas di Jalan Gunung Lantimojong, Makassar.

Indira pun kompak disambut dengan sapaan “ibu Wawali” oleh sejumlah kerabatnya, anggota DPRD Kota Makassar.

Dari pantuan turut hadir menyambut Indira, yakni Susuman Halim (Demokrat), Shinta Mashita Molina (Hanura), Sampara Sarif (PPP), Melani Mustari (Golkar), Zaenal Dg.Beta dan Munir Mangkana (PDI Perjuangan).

Kehadiran Indira adalah silaturahmi perayaan hari Imlek. Dia juga memberikan ucapan selamat kepada warga Makassar yang merayakan Imlek tahun ini.

“Saya dan keluarga, bersama pak Danny Pomanto dan keluarga mengucapkan selamat kepada saudara-saudaraku yang merayakan Imlek tahun ini,” kata eks Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini.

Indira dan sejumlah kerabatnya tak henti-hentinya melempar senyum canda. Suasana terlihat sangat akrab. Beberapa kali Indira disapa dengan sebutan “ibu Wawali” oleh sejumlah rekannya.

“Semoga Imlek tahun ini lebih baik, menjadi sumber reski yang melimpah. Dan semoga Imlek ke depan menjadi Imlek dua kali tambah baik,” kata dia.

Seblumnya diketahui, sehari sebelumnya, Danny Pomanto juga menghadiri sejumlah perayaan hari Imlek di Kota Makassar.(*)

Peduli Kemanusiaan, Relawan IYL-Cakka Bantu Korban Kebakaran


MACCANEWS - Tim Rumah Kita di Bone bergerak membantu ketika mendengar ada korban kebakaran di Kecamatan Ulaweng, Desa Cinnong. Dengan cepat, bantuan terkumpul.

Seperti nasi kotak, beras dan mie instan. Relawan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) ini pun juga dengan cepat menyalurkannya.

"Begitu bantuan terkumpul kami segera ke lokasi korban kebakaran. Kami bisa ikut merasakan apa yang dirasakan para korban kebakaran. Mudah-mudahan bisa meringankan," kata Tim Rumah Kita Bone, Rustam H Wello, Sabtu (17/2/2018).

Selain pihaknya  berinisiatif meringankan beban korban, juga IYL sejak dulu memang dikenal sangat peduli terhadap aksi kemanusiaan. Terbukti ia dinobatkan sebagai tokoh peduli pengungsi dan kemanusiaan di Indonesia versi UNHCR.


"Kami tahu bahwa Pak Ichsan itu orang yang sangat peduli dengan bencana seperti ini. Maka kami sudah tahu apa yang harus kami lakukan tanpa tunggu perintah," lanjut Rustam.

Sementara itu salah satu korban kebakaran menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mereka mengaku bantuan yang diberikan sangat meringankan beban para korban.

"Alhamdulillah, ini sangat meringankan beban kami. Mudah-mudahan semua ini diberi balasan pahala setimpal Allah SWT. Amiin," tutur salah satu korban. (*)