Hadiri Doa Kebangsaan Kodam XIV Hasanuddin, LDII: Esensi Kemerdekaan, Laksanakan Amanah Pendiri Bangsa

MACCANEWS --- Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengungkapkan, kemerdekaan yang Indonesia raih 72 tahun silam diperoleh atas rahmat Allah SWT. “Melalui perjuangan berat rakyat Indonesia, termasuk tokoh agama, tokoh nasional, santri, dan pemuda yang memiliki semangat persatuan dan keinginan untuk meraih kemerdekaan,” katanya saat membacakan sambutan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam acara zikir dan doa kebangsaan di Masjid Al Markaz Al Islami, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/8/2017).
Untuk itu, pihaknya mengajak segenap hadirin mendoakan para kusuma bangsa. “Marilah kita sama-sama mendoakan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Selain Pangdam XIV Hasanuddin, hadir Kasdam Brigjen TNI Supartodi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan KH Sanusi Baco, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Muktiono, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Turut hadir pengurus LDII Sulawesi Selatan diantaranya Wakil Ketua Ishak Andi Ballado, Abri, dan Suyitno Widodo.

Mayjen Agus Surya Bakti berharap, melalui momentum peringatan 72 tahun kemerdekaan, Indonesia lebih kasih sayang. “Semoga tumbuh persatuan dan kesatuan diantara warga indonesia untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Dirgahayu Indonesia. Merdeka, merdeka, merdeka,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Hidayat Nahwi Rasul berpandangan, esensi kemerdekaan ialah melaksanakan amanah para pendiri bangsa (founding fathers). Amanah para founding fathers menghendaki rakyat Indonesia yang semakin sejahtera, mewujudkan keadilan sosial, dan meningkatkan peradaban. “Esensi kemerdekaan ialah ketika cita-cita bangsa yang diamahkan oleh founding fathers dapat kita wujudkan. Sehubungan dengan hal tersebut, LDII berupaya mewujudkan Islam sebagai rahmat bagai seluruh alam atau rahmatan lil alamin,” katanya.

Hidayat mengungkapkan, kemerdekaan adalah pernyataan penting Bangsa Indonesia setelah 350 tahun dijajah. “Kemerdekaan itu adalah sebuah puncak upaya Indonesia menjadi bangsa yang merdeka. Tentu semua itu atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa,” sebut Ketua Forum Telematika Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini.

Setelah merdeka, Indonesia menyusun lahirnya ideologi Pancasila sebagai kepribadian bangsa dan sumber dari segala sumber hukum. “Kita juga merumuskan Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan kita adalah bangsa yang merdeka, komitmen menyejahterakan bangsa, mencerdaskan rakyat, mewujudkan keadilan sosial canangkan, dan ikut terlibat dalam perdamaian dunia,” ucapnya.

Menurut mantan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan ini, pemerintahan bisa saja berubah. Tetapi cita-cita proklamasi kemerdekaan jangan berubah. “Orde lama mengedepankan perlunya nation character building. Kemudian orde baru mewujudkan trilogi pembangunan yaitu stabilitas nasional yang dinamis, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi. Lalu lahirlah orde reformasi yang mengedepankan kebebasan berpendapat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sepanjang amanah proklamasi belum diwujudkan, maka esensi kemerdekaan belum Indonesia raih. “Sebab itu, kita harus bisa amanah laksanakan cita-cita Pancasila, UUD 1945, dan founding father. Bentuk manusia modern yang amanah,” ajaknya.

Pihaknya mengatakan, pembangunan ekonomi, ilmu pengetahuan, dan teknologi harus dilandasi peningkatan kualitas moral dan etika. “Kalau moralitas dan etika tertinggal, maka otomatis cita-cita kebangsaan kita akan susah tercapai,” tuturnya. (*)




Detik Detik Peringatan HUT RI Kepulauan Selayar Disambut Antusias Warga

MACCANEWS ---   Peringatan  HUT RI, Ke 72, Tahun 2017, di Kabupaten Kepulauan Selayar, disaksikan semangat ratusan warga menjelang detik detik Kemerdekaan RI, dengan memberikan penghormatan mulai anak anak sampai Dewasa, meskipun dari sisi pinggir Lapangan Pemuda, tempat pelaksanan Upacara peringatan HUT RI, tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar, kamis (17/8/17).

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh Basli Ali, bertibdak sebagai Inspektur Upacara serta Kapten Inf Ahmad, menjadi Komandan Upacara, dengan peserta upacara, dari Kodim 1415, sebanya 1 Peleton, serta Polres, Sat Pol PP, Polsus Rutan, serta Anggota Korpri dan beberapa zbarisan tingkat SMP dan SDI.

Dihadiri Wakil Bupati, DR. H. Zainuddin, SH, MH, mantan Wakil Bupati, H. Saiful Arif, SH, Ketua DPRD, Ir. Arifin  Dg. Marola bersama Pimpinan dan Anggota DPRD, Anggota FKPD mulai dari Ketua Pengadilan Negeri, Kajari, Cumondo Terisno, SH, Dandim 1415, Letkol Yuwono, S Sos, MM, Kapolres AKBP, Eddy Suryantha Tarigan, S Ik, Sekda Ir. H. Marjani Sultan, M Si, Ketua TP PKK, Andi Dwiyanti Musrifah Basli, Kepala OPD.

Peringatan HUT RI ke 71, dihadiri pula beberapa mantan pejabat Kepulauan Selayar, anggota Veteran unsur organisasi Wanita dan unsur Pemuda.

Rangkaian peringatan detik detik proklamasi HUT RI, mulai Danup Kapten Inf. Lukman, memberikan laporan kepada Irup Bupati Muh. Basli Ali, serta pembacan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD, Ir. Arifin Daeng  Marola, dilanjutkan pengibaran bendera Sangsaka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar bendera Pusaka (Paskibraka) dan ditandai dengan tembakan Salvo sebanyak 17 kali oleh anggota TNI dari Kodim 1415 Selayar.

Dandim 1415 Kepulauan Selayar, Letkol ARM, Yuwono, S Sos, MM, yang memprakarsai penampilan Drama Kolosal Perjuangan, yang mengangkat thema perjuangan, Pejuang Selayar, Bulaengna Parangia, yang diperankan oleh Sanggar Seni Rehaitayya, pimpinan Nur Adi Beta. (daeng)

Dosen FKM UMI Gelar Pelatihan Teknik Penjernihan Air di Gowa

MACCANEWS --- Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar Ipteks bagi Masyarakat (IbM) atau pelatihan terkait teknik penjernihan air di Pesantren Darul Ulum, Kabupaten Gowa, Kamis (17/08/2017).

Kepala Lab terpadu FKM UMI, Alfina Baharuddin,SKM.M.Kes mengatakan, kegiatan yang dilakukan di Gowa bertujuan melatih siswa agar mampu menerapkan metode penjernihan air secara sederhana dari bahan-bahan yang mudah dan murah didapatkan misalnya Pasir,ijuk, kerikil, dan arang.

“Sebagian besar masyarakat disini tidak memasak air minum, tetapi langsung diminum tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Seperti kita ketahui, syrat kualitas air ada 3 yaitu fisik, kimia dan biologi,” ucapnya.

Alfina Baharuddin,SKM.M.Kes dan Rahman,SKM.M.Kes membawakan materi pengantar penyediaan air bersih.

Kegiatan ini juga dibantu mahasiswa peminatan kesehatan lingkungan melakukan praktek penjernihan air. (*)

FKM UMI Beribadah dan Belajar Bersama

MACCANEWS --- Pekan Pesantren bagi mahasiswa baru Universitas Muslim Indonesia (UMI) tak boleh diabaikan atau ditinggalkan, termasuk di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Pekan pesantren dasar pembentukan karakter bagi mahasiswa UMI. Sehingga, setiap mahasiswa wajib mengikuti pekan pesantren di Pesantren Darul Mukhlisin, Padang Lampe, Kabupaten Pangkep.

Melaksanakan pendidikan di pesantren selama tiga hari salah satu syarat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi di Universitas Muslim Indonesia.

Rektor UMI, Prof. Dr. Masrurah Mokhtar,MA sebagai pimpinam tertinggi dan sekaligus menjadikan pekan pesantren untuk bertatapan wajah secara langsung dengan ratusan mahasiswa baru.

Seperti saat angkatan kelima yang mengikuti pekan pesantren dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Sastra dan Ilmu Komunikasi serta Kedokteran Gigi dengan jumlah pesertanya mencapai 803 orang.

“Hampir setiap angkatan bu rektor selalu membuka acara sekaligus menutup. Meski selalu sibuk dengan berbagai aktivitasnya, beliau selalu menyempatkan diri untuk hadir dalam penyambutan mahasiswa baru,” Jelas Wakil Dekan III Fakultas Kesehatan Masyarakat A. Surahman Batara S.KM, M.Kes (16/08/2017)

Kegiatan yang digelar disalah satu desa di pedalaman Kabupaten Pangkep tersebut merupakan ajang pengenalan akademik kepada mahasiswa baru. Kegiatan dimulai dari pengenalan setiap Prodi hingga aturan yang tak boleh dilanggar selama menyandang status sebagai mahasiswa di UMI.

“Kegiatan ini merupakan acara penyambutan bagi mahasiswa baru, pengenalan akademik. Hal yang tak kalah penting adalah pengenalan sendi-sendi islamiyah yang dilakukan secepat mungkin agar mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan nuanasa UMI yang sangat kental dengan aura keislamannya,” jelas Ketua Panitia Pekan Pesantren UMI, Prof. Dr. Achmad Gani, SE. M.Si

Selepas mengikuti acara tersebut Prof. Achmad mengaku optimis mahasiswa yang pernah mengikuti “Pesantren Kilat” ini akan punya pengalaman baru yang bernuansa positif.

“Mereka yang telah selesai mengikuti kegiatan seperti ini pastinya akan punya pengalaman baru yang bisa dijadikannya sebagai pijakan keislaman yang kental,” tambahnya.

Alhasil, seorang mahasiswi Kesehatan Masyarakat bernama Andi Vira Aulia, mengakui setelah mengikuti kegiatan di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Desa Padang Lampe, Kabupaten Pangkep itu, dirinya merasa punya pengalaman baru.

“Awalnya saya susah menyesuaikan diri dengan suasananya, bangun subuh, belajar yang padat dan waktu luang yang sedikit. Namun, dibalik semua itu, saya merasa keseruannya adalah kebersamaan. Makan, tidur, belajar, shalat, dzikir, sampai bangun subuh pun selalu bersama-sama,” jelas Alumni SMA 4 Watampone itu.

Hal serupa, diungkapkan Risma yang juga mahasiswi jurusan Kebidanan FKM UMI. Kata dia, pekan pesantren UMI sebagai ajang pengasahan diri untuk menjadi insan yang lebih baik lagi.

“Pekan pesantren ini mengajarkan bagaimana menjadi insan yang lebih baik lagi. Selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta, mencintai kebersamaan, dan saya sangat syukur mendapatkan dosen-dosen yang luar biasa. Mereka membimbing dan mengajarkan berbagai hal tentang keislaman,” ucap Alumni SMAN 1 Kei Kecil Maluku itu.

Masyarakat Menikmati Layanan Kesehatan

MACCANEWS --- Kamis, 17 Agustus 2017. Sudah 72 tahun Indonesia merdeka, saatnya masyarakat merasakan nikmat layanan kesehatan memadai.

Hal ini disampaikan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), A. Surahman Batara SKM.M.Kes.

Kata dia, kesehatan adalah aspek paling penting dalam kehidupan manusia. Berbagai cara ditempuh untuk menjadi sehat. Baik sehat secara fisik, psikis dan sosial.

“Pelayanan kesehatan nomor satu untuk bisa menjadikan Indonesia merdeka. Orang bijak mengatakan, memang kesehatan bukanlah segalanya. Tanpa kesehatan segalanya tiada arti,” ucapnya.

Mantan Ketua BADKO HMI Sulselbar ini menjelaskan, kemerdekaan itu jika seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati pembangunan. Semua orang bisa bersekolah, semua daerah di Indonesia menikmati transportasi modern, listrik sudah masuk ke seluruh pelosok negeri ini.

“Semuanya harus seimbang baik bidang kesehatan, pendidikan, fasilitas pelayanan transportasi, listrik agar wujud kemerdekaan itu, walau kita tidak memaknainya,” tambahnya. (*)

FKM UMI Makassar Menggelar Gerakan Santri Sehat dan Ipteks

MACCANEWS --- Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) Makassar menggelar Gerakan Santri Sehat dan Ipteks bagi Masyarakat (IBM) di Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar, Kamis (17/08/2017).

Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan santri dan guru mengenai jenis tanaman toga dan bahaya narkoba.

Dalam kegiatan pengabdian ini, FKM UMI melibatkan 2 mitra yaitu kepala kampus dan praktisi pertanian.

Kegiatan yang telah dilakukan diantaranya membuat tanaman obat keluarga dengan berbagai jenis tanaman diantaranya, daun miana, kumis kucing dan lain-lain.

“Kegiatan ini dibuat untuk meningkatkan pengetahuan santri dan guru mengenai jenis tanaman toga dan bahaya narkoba,”ucap Nurmiati Muchlis, SKM.M.Kes.

Nurmiati Muchlis menjelaskan, pihaknya juga memberikan berbagai penyuluhan diantaranya manfaat tanaman obat, cara menanam tanaman obat yang baik agar tidak mati serta penyuluhan mengenai bahaya narkoba.

Selain itu, IBM yang dilaksanakan FKM UMI juga digelar Pemberdayaan Anrong Bunting (Perias Pengantin) dengan memberikan edukasi agar dapat menjadi mitra dosen pengabdi dalam memberikan informasi kesehatan tentang kesehatan reproduksi bagi calon pengantin, meliputi persiapan kehamilan, pemeliharaan kehamilan, persalinan dan kesehatan masa nifas.

IBM dengan dosen pengabdi, Ella Andayanie, SKM, M. Kes dan Linda Hardianti Saputri S. ST, bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme bidan honorer dalam perencanaan persalinan sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah kerja Puskesmas Sanrobone Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan skill bidan honorer dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibu hamil dan mempersiapkan persalinan sehat serta aman. (*)

Peringati HUT RI ke-72, Sekolah Athirah Siapkan SDM Hadapi Indonesia Emas

MACCANEWS ---  Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 di Lapangan Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Jalan Raya Baruga, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/8/2017).

Hadir dalam upacara, Direktur Sekolah Islam Athirah Syamril. Upacara diikuti para guru dan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril mengungkapkan, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, HUT RI ini menjadi momen untuk menunjukkan bahwa Indonesia bangsa yang besar, berdaulat, dan punya peran di tingkat dunia.

Indonesia, kata Syamril, saat ini sedang menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) handal dalam rangka menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045. “Dimasa itu, diprediksi 40 persen penduduk Indonesia berusia produktif. Kalau itu terjadi, kita dapat meraih ‘Indonesia Emas’. Kalau tidak siap, kita akan mengalami Indonesia cemas,” tutur alumni ITB ini.

Menurut Syamril, merdeka artinya kebebasan yang bertanggungjawab. “Sebagai manusia, kita selayaknya menanggung amanah dan tanggungjawab dari Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Itulah yang perlu kita renungkan,” ujarnya.
Manusia diberi kebebasan untuk memilih dan menentukan keinginan. “Saya kira, remaja dan pelajar bebas menentukan keinginan. Tetapi tetap dalam koridor Allah SWT. Itu yang harus kita bangun,” katanya.

Sementara itu, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) SMA Athirah, Abdul Azis mengemukakan, nasionalisme dan cinta tanah air penting untuk dijaga. “Momentum HUT kemerdekaan ini menjadi momentum untuk menanamkan rasa nasionalisme pada siswa,” ujarnya saat diwawancarai.
Selain itu, peringatan kemerdekaan RI ini menjadi momen mengingatkan pemuda, khususnya pelajar tentang pentingnya pendidikan dalam rangka mengisi kemerdekaan. “Karena itu, sekolah menjadi tempat mendidik dan memotivasi siswa sebagai upaya mengembangkan negara,” paparnya.
Upacara bendera dinilai sebagai cara menumbuhkan nasionalisme di dalam diri pelajar. “Nasionalisme merupakan bentuk perwujudan cinta tanah air, bangsa, dan negara,” katanya.

Ia menilai, saat ini, komitmen kebangsaan mulai luntur. Untuk itu, perlu adanya gerakan bersama dalam rangka menjaga nasionalisme tersebut. “Padahal, di zaman Orde Baru dahulu, nasionalisme betul-betul dijaga,” ucapnya.
Pihaknya mengungkapkan, menanamkan nasionalisme di kalangan pelajar sangatlah penting. “Saya berpendapat, pemerintah sepatutnya memiliki strategi kebijakan menanamkan nilai-nilai persatuan dan menumbuhan rasa nasionalisme kepada pelajar,” ungkapnya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni dengan menambah jam mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Selain itu, perlunya sosialisasi empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Termasuk membiasakan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Agar anak-anak kita mengingat pentingnya nasionalisme,” ucapnya.
Usai upacara, pihak sekolah menggelar berbagai perlombaan bagi para guru dan siswa Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga. (Ilmaddin Husain)

Pesantren FKM UMI Mulai Susah Bangun Subuh Hingga Harus Mandiri

MACCANEWS --- Andi Vira Aulia, salah satu mahasiswi Prodi Kesehatan Masyarakat FKM UMI mengaku Pekan Pesantren sebagai penyambutan dirinya sebagai Maba di Pesantren Darul Mukhlisin, Kabupaten Pangkep cukup seru.

Aulia sapaan akrabnya mengikuti kegiatan tersebut bersama ratusan mahasiswa FKM UMI dari tiga jurusan yakni Kesehatan Masyarakat, Kebidanan dan Keperawatan selama tiga hari.

“Awalnya saya berfikir sebelum kesini, pasti di pesantren susah jalani, terutama bangunnya jam 3 dini hari, jadwal belajar yang padat dan hidup mandiri,” jelas Aulia saat ditemu ba’da shalat Ashar di Masjid Baiturahman, Padang Lampe, Rabu (15/08/2017).

Sesampainya di pesantren Senin (14/08/2018) pagi, Aulia mengaku susah beradaptasi dengan lingkungan pedalaman Pangkep. Pasalnya, cuacanya lebih dingin.

Bukan hanya itu, lanjut Aulia, saat dibangunkan jam 3 subuh untuk melaksanakan shakat lail, ia merasa kesusahan untuk beranjak dari tempat tidurnya.

“Biasanya saya bangun jam 5 subuh, tapi disini jam 3 sudah dikasih bangun, jujur saya susah bangun subuh tadi, tapi itu harus saya lakukan,” kata Gadis berdarah bugis Bone itu sambil tersenyum manis.

Namun dibalik susahnya bangun subuh itu, anak sulung dari pasangan dr. A. Muhammad Syahrir M. Kes dan
Selvi Indrayati itu mengakui ada keseruan yang didapatkan selama berada di pesantren tersebut.

“Disini sangat seru, segala hal dilakukan bersama, seperti makan bersama, tidur ramai-ramai, berudhu ramai-ramai, sampai bangun subuhnya beramai-ramai,” canda Alumni SMA Neg 4 Watampone itu.

Selain keseruan yang didapatkan, ia juga mengakui mendapatkan pengalaman baru selama di pesantren.

“Bisa berbaur dengan semua orang, bisa lebih mandiri, dan yang paling berharga karena saya bisa dapat teman dari berbagai daerah, syukur sekali bisa kesini, ” tukasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI merupakan angkatan kelima di acara Pekan pesantren tersebut bersama Fakultas Sastra dan Kedokteran Gigi dengan jumlah mahasiswa secara keseluruhan sebanyak 803 orang.

Mahasiswa FKM UMI Wajib Terapkan Kebiasaannya di Pesantren

MACCANEWS ---  Wakil Dekan IV Bidang Pengembangan Dakwah dan Pengembangan kampus Islami, Fakultas Kesehatan Masyarakat Muslim Indonesia (FKM UMI), Dr. Nukman MA berpesan kepada mahasiswa baru bisa menerapkan kebiasaan dipesantren dalam berperilaku di masyarakat.

“Kebiasaan seperti mengaji, dzikir, shalat lima waktu, shalat lail, dan sebagainya harus diterapkan setiap mahasiswa UMI. Hal ini bukan hanya di pesantren, tapi juga di masyarakat,” ujarnya, Rabu (15/08/2017).

Salah satu ciri khas mahasiswa UMI, jelas Dr Nukman, selalu menjaga hubungan ibadahnya dengan sang pencipta dan sesama manusia.

“Salah satu ciri khas mahasiswa UMI adalah moral dan akhlak kesilaman yang sangat kental,” tambahnya.

Melalui pekan pesantren ini, mahasiswa baru dilatih dan dibiasakan melakukan ibadah, baik wajib maupun sunnah.

“Pembentukan karakter yang islami dapat terealisasi dalam kehidupan sehar-hari,” paparnya. (*)

DPRD Makassar Mendukung Pembangunan Daerah

MACCANEWS ---  Sekretariat DPRD Makassar melalui Hubungan Masyarakat (HUMAS) gelar acara kemitraan dengan tema Kontribusi Perguruan Tinggi Dalam Mendukung Pembangunan Daerah, Rabu (16/08/17).Di pelataran parkir STIE Amkop Makassar.

Dalam sambutannya Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina mengungkapkan dengan adanya acara kemitraan DPRD Makassar dengan melibatkan lembaga-lembaga akademik adalah cara yang tepat dalam menjalin silaturahmi dan kerja sama karena semua naskah akademik Perda yang dibuat di DPRD Makassar itu dari lembaga akademik.

"Semua naskah akademik Perda yang disusun di DPRD itu dari lembaga akademik, dan itu cuma di Kampus,"ungkap RP sapaan akrab Rahman Pina.

RP menambahkan DPRD Makassar juga telah membuat terobosan baru melalui Humas DPRD Makassar dengan membuat aplikasi pengaduan secara online yang dinamakan Ajang Aspirasi Masyarakat Makassar (AJAMMA) sehingga masyarakat serta Mahasiswa Makassar  dapat menyampaikan aspirasinya melalui smarth phone.

"Sekarang untuk menyampaikan aspirasi itu tidak lagi mesti harus melakukan demo, DPRD Makassar sudah mengeluarkan aplikasi pengaduan Ajamma. Jadi adik - adik bisa menyampaikan aduan melalui smarth phone," tambah RP.

Acara kemitraan DPRD Makassar yang disiarkan secara Live oleh Fajar TV serta Radio Smart FM ini juga menghadirkan narasumber, Kepala Bidang Manajemen Guru dan Pendidikan, Dr. Panca Nurwahidin dari pihak eksekutif, Ketua STIE Amkop, Dr. Bachtiar Maddah Tuang dari pihak akademik dan dimoderatori oleh Sylvana Dunggio.

Fakultas Kesehatan UMI Memperkenalkan 5 Lembaga

MACCANEWS --- Wakil Dekan III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), A. Surahman Batara SKM M.Kes memperkenalkan 5 lembaga kepada mahasiswa baru.

Pengenalan lembaga ini dilakukan saat pelaksanaan pekan pesantren di Masjid Baiturrahman, Pesantren Darul Mukhlisin, Padang Lampe, Kabupaten Pangkep. Selasa (15/08/2017).

Lembaga yang ada di FKM UMI yakni Maperwa, Senat Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, Himpunan mahasiswa Keperawatan dam Himpunan Mahasiswa Kebidanan.

“Mereka yang menjadi pengurus lembaga ini adalah orang-orang pilihan,” jelas Surahman.

Menjadi pengurus disalah satu lembaga tersebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, misalnya IPK atau Nilai harus 2,9 minimal.

“Mahasiswa yang tidak memiliki nilai yang cukup baik tidak akan dijadikan pengurus,” lanjutnya

Selain nilai, ada beberapa pelatihan yang harus diikuti sebagai syarat wajib dipenenuhi seperti seminar ataupun latihan kepemimpinan dasar (LDK).

“Lembaga itulah yang menjadi pusat kreativitas mahasiswa, termasuk jurnalistik, Seni, Fotografi, Desain Grafis,” paparnya. (*)

Dosen FKM UMI Gelar Revitalisasi Posyandu di Desa Binaannya


MACCANEWS ---Dua dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) Makassar menggelar revitalisasi posyandu di Desa Borisallo, Selasa (15/08/2017).

Kegiatan ini dilaksanakan Wardiah Hamzah, SKM.M.Kes, dan Sartika SKM.M.Kes, di desa binaan UMI. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan pihak puskesmas, tenaga pembina posyandu, bidan desa, dan kader posyandu.

"Kegiatan ini juga dilakukan pemberian makanan tambahan berupa bubur kacang hijau kepada balita," ucap Sartika.

Sartika menambahkan, revitalisasi posyandu ini dilakukan agar pelayanan yang diberikan bersifat terpadu dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dan keuntungan bagi masyarakat.

Kata dia, posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat namun keberadaannya kurang berjalan dengan baik, oleh karena itu perlu mengadakan revitalisasi.

Revitalisasi posyandu merupakan upaya pemberdayaan posyandu untuk mengurangi dampak dari penurunan status gizi dan kesehatan ibu dan anak.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam menunjang upaya mempertahankan dan meningkatkan status gizi serta kesehatan ibu dan anak melalui peningkatan kemampuan kader, manajemen dan fungsi posyandu," jelasnya.

"Kontribusi posyandu dalam meningkatkan kesehatan bayi dan anak balita sangat besar, namun sampai saat ini kualitas pelayanan posyandu masih perlu ditingkatkan. Keberadaan kader dan sarana yang ada merupakan modal dalam keberlanjutan posyandu, oleh karena itu perlu ditingkatkan," tutupnya.

Ketua dan Sekertaris Prodi Keperawatan FKM UMI Perkenalkan Profil Jurusan

MACCANEWS ---  Ketua Prodi Keperawatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) Murtini S.KM. M.Kes dan Sekertaris Prodi Ns.Tuti Agustini S.Kep M.Kep memperkenalkan profil jurusan kepada mahasiswa baru saat mengikuti pekan pesantren di Masjid Baiturahman, Pesantren Darul Mukhlisin, Kabupaten Pangkep, Selasa (15/08/2017).

Perkenalan itu dimulai Murtini dengan menjelaskan visi dan misi Prodi Keperawatan. “Visi dan misi Keperawatan sangat luas. Mulai dari pengadaan sarana prasana, perbaikan SDM, kurikulum yang memadai serta spiritual yang islami,” ujarnya.

Murtini menyebutkan, Jurusan Keperawatan sangat mengedepankan pengembangan pengetahuan yang berupa teori dan praktek.

“Lulusan Keperawatan mampu bersaing secara internasional, tentunya akan dilengkapi teknologi yang telah maju,” ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Prodi Ners Tuti sapaan akrabnya perkenalkan prospek kerja alumni keperawatan. “Sudah banyak alumni keperawatan yang bekerja diberbagai Puskesmas dan rumah sakit di berbagai daerah,” ujarnya.

Keduanya berharap mahasiswa baru tekun menjalani aktivitasnya sebagai calon perawat. “Jika mau seperti mereka, tekunlah belajar saat kuliah, agar kalian punya skill yang memadai, tanpa itu kalian akan jauh dari pekerjaan,” pungkasnya. (*)

Fakultas Kebidanan UMI Memeprkenalkan Visi Misi Kepada Mahasiswa Baru

MACCANEWS ---  Prodi Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) Makassar mengenalkan kenalkan visi misi kepada mahasiswa baru di Acara Pekan Pesantren yang digelar di Masjid Baiturrahman Pesantren Darul Mukhlisin, Selasa (15/08/2017).

Ketua Prodi Diploma III Kebidanan, Andi Tenri Abeng SKM.M.Kes mengatakan, pengenalan mahasiswa baru tahun angkatan 2017/2018 ini untuk memaparkan mengenai profil maupun akademik di Prodi Kebidanan FKM UMI.

“Pengenalan ini kita akan memaparkan apa yang terkait dengan kebidanan, misalnya visi misi, mata kuliah, sarana dan prasarana, sumber daya misalnya dosen dan tata cara belanja kartu rencana studi,” ucapnya.

Andi Tenri Abeng menjelaskan, Prodi Kebidanan yang saat ini menerima 39 mahasiswa baru. Ia berharap setelah reakreditasi Prodi Kebidanan FKM UMI lebih banyak peminatnya lagi.

“Memang tahun ini menurun karena besarnya persaingan dengan kampus-kampus kebidanan yang ada di Kota Makassar, tetapi kami berharap semoga sesudah proses reakreditasi kebidanan bisa ramai peminat,” tambahnya.

KRS FKM UMI Bisa Pakai Handphone


MACCANEWS --- Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FK UMI), Dr. M. Ikhtiar SKM., M.Kes memperkenalkan sistem perkuliahan kepada mahasiswa baru di pekan pesantren, di Masjid Baiturrahman, Pesantren Darul Mukhlisin, Kabupaten Pangkep, Selasa (15/08/2017)

Ikhtiar mulai perkenalkan KRS (Kartu Rencana Studi) sebagai syarat untuk memulai perkuliahan.

“Kalau di UMI itu pengurusan KRS sudah memakai sistem jaringan terpadu, kalian tidak perlu lagi repot kesana-kemari mengurus, karena melalui handphone kalian semua sudah bisa terakses,” bebernya.

Ikhtiar juga memperkenalkn penasehat akademik bagi mahasiswa sebagai tempat berkonsultasi masalah perkuliahan.

“Waktu SMA dulu punya wali kelas, saat kuliah kalian akan punya namanya penasehat akademik yang bisa kalian temani untuk berkonsultasi terkait urusan perkuliahan,” tambahnya.

Dihadapan mahasiswa baru, Ikhtiar juga membeberkan bagaimana sistem perkuliahan yang akan dijalani mahasiswa FKM.

“Sistem kuliah nantinya di FKM akan seimbangkan antara teori dengan prakteknya, ketiga jurusan di FKM nantinya semua akan jalani prakrek seperti di puskesmas dan rumah sakit,” lanjutnya

Terakhir, jelas Ikhtiar, di FKM ada yang dinamakan uji kompotensi. “Ini sertifikat harus kalian miliki, tanpa sertifikat kalian tidak akan dipakai di puskesmas ataupun rumah sakit,” pungkasnya.

Begini Semaraknya Lomba Gerak Jalan Indah Kota Benteng

Kelompok Lomba Gerak Jalan Indah dari Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang ke 29 kabupaten kepulauan Selayar, sementara melintas didepan panggung kehormatan.
MACCAnews – Dalam dua hari berturut turut, Selasa dan Rabu (15 dan 16/8) kota Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, terlihat semakin ramai yang dipadati sampai ribuan warga, menyaksikan atraksi peserta lomba Gerak Jalan Indah (GJI).

Pasalnya sejak Selasa sebanyak 56 peserta kelompok barisan diikuti oleh peserta dari berbagai berbagai tingkatan sekolah mulai SD sampai SMA/SMK dalam kota Benteng.

Sementara untuk hari pelaksanaan lomba GJI, diikuti sekitar 60 kelompok barisan  yang berasal dari seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan dari lembaga Vertikal seperti Kodim dan Polres serta beberapa kelompok barisan beberapa Komunitas seperti Komunitas suku Jawa, Paguyuban Dadi Mulyo yang sudah lama di Kepulauan Selayar.

Lomba GJI untuk  memeriahkan dalam rangka HUT RI ke 72 yang juga diwarnai lomba kelompok Drum Band antar sekolah tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar.
Lomba gerak jalan indah ini dilepas oleh Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, di panggung kehormatan depan Rumah Jabatan Bupati kepulauan Selayar.

Hadir dalam pelepasan peserta lomba GJI tersebut diantaranya Wakil Bupati Kepulauan Selayar, DR. H. Zainuddin, SH, MH, Ketua DPRD Ir. Arifin Dg. Marola Ketua TP PKK Kabupaten, Andi Dwiyanti Musrifah Basli, unsur FKPD, para Asisten, serta para pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali sebelum melepas menyampaikan bahwa, lomba GJI tersebut  adalah  kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun. Ia berharap pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan aman serta menghibur masyarakat.

Sama seperti tahun sebelumnya, lomba gerak jalan indah menjadi sebuah atraksi yang cukup menarik karena mendapat perhatian besar masyarakat kota Benteng Kepulauan Selayar. (Daeng)



Asyik.. HUT RI Dandim Ngopi Bareng Wartawan

Dandim 1415 Kabupaten Kepulauan Selayar, letkol ARM Yuwono, S Sos, MM
MACCAnews –  Padatnya kegiatan menjelang perayaan HUT RI ke 72, tahun 2017, bukan menjadi alasan bagi Kodim 1415 Kabupaten Kepulauan Selayar, dan tetap menyempatkan diri untuk silaturrahmi dengan perwakilan Media yang ada di Kepulauan Selayar.

Menilai bahwa kegiatan Kodim selama ini kurang terekspose di media, sehingga apapun yang diperbuat tidak akan diketahui daerah lain.

Hal ini disampaikan Dandim 1415 Kabupaten Kepulauan Letkol ARM Yuwono, S Sos, MM, dama Jumpa pers melalui ngopi bareng dengan para wartawan yang ada di Kepulauan Selayar, di Warung Kopi (Warkop) Bamboo Caffe, Balang Sembo, Kelurahan Puta Bangun Kecamatan Bontoharu, Rabu (16/8/17)

Jumpa pers tersebut dihadiri juga Kasdim Kodim 1415, Mayor Inf. Junaid, serta beberapa anggota Pasi Intel Kodim dan diikuti seluruh perwakilan Media Cetak dan Elektronik yang ada di kepulauan Selayar.

Dalam jumpa pers tersebut, Dandim Letkol Yuwono, menyampaikan  beberapa program Kodim yang berhubungan langsung dengan masyarakat, diantaranya bina adat budaya, termasuk kegiatan Blusukan Kampung.

Selain itu juga dalam rangka HUT RI ke 72 juga akan menampilkan Drama Perjuangan Rakyat Selayar, yang melibatkan anggota TNI dari Kodim 1415 serta salah satu kelompok seniman daerah Kepulauan Selayar.

Drama kolosal Perjuangan Rakyat Selayar ini, akan ditampilkan dilapangan Pemuda Benteng, sebelum pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2017. Dimana dalam alurnya, menceritakan bagaimana Perjuangan Rakyat Selayar dengan gigih membela kedaulatan NKRI dizaman penjajahan.

Tujuan drama ini ialah agar mengingatkan generasi-generasi penerus tentang gigihnya perjuangan para pendahulu dan agar tidak lupakan, jelas Yuwono.

Lebih lanjut disampaikan juga bahwa selain kegiatan Drama Perjuangan Rakyat Selayar, dalam memeriahkan dan memperingati HUT RI Ke 72 tahun 2017 ini, TNI Kodim 1415 Kepulauan Selayar juga akan menggelar doa bersama.

Pelaksanaannya Do’a bersama, 17/17/17, yang pelaksanaannya, Kamis 17 Agustus 2017 pukul 17.00 Wita. Lokasi pelaksanaan di Mesjid Agung Al Umaraini bagi umat Islam dan di Rumah Ibadah Syiloam Minystry bagi umat Kristiani. (daeng)

Dandim Apresiasi Kerjasama Panitia Liga Barugaia Cup I

Dandim 1415 Letkol Arm Yuwono, S Sos, MM, didampingi Kepala Desa Barugaiya, Andi Tamrin memberikan arahan sebelum menutup secara resmi Kejuaraan Barugaiya Cup I.
MACCANews –  Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1415 Kabupaten Kepulauan Selayar, Letkol ARM Yuwono, S Sos, MM, sangat mengapresiasi kerja sama Panitia dengan semua pihak yang terkait, terutama pihak pengamanan, baik dari unsur TNI, Polisi dan Sat Pol PP, sehingga pelaksanaan Turnamen Barugaiya Cup I dapat berjalan sukses sampai ke partai Final.

Hal ini disampaikannya sebelum penerimaan Piala kepada Juara I, II, III dan IV, setlah partai Final yang dimainkan antara Barugaiya FC melawan Beringin Putera FC, Polebungin yang berahir dengan drama “adu finalti” dan dimenangkan Barugaiya FC dengan Skor 4 – 2, yang berlangsung di Lapangan Pemuda Barugaiya, Rabu (16/8/17).

Dandim Letkol Yuwono juga sampaikan bahwa, bagi Tim yang memperoleh juara dapat dijadikan pelajaran untuk berbuat yang lebih baik lagi. Selanjutnya kepada pemain yang punya bibit disepak bola dapat mengambilnya sebagai pengalaman.

Tim yang juara maupun pemain perorangan yang memperoleh prestasi dapat lebih bermanfaat dan menjadi toladan pada turnamen selanjutnya. (daeng)

Banggar DPRD Makassar Rapatkan LPJ APBD 2016

MACCANEWS - Badan Anggaran DPRD Makassar kembali melanjutkan rapat kerja, Selasa (15/08/17) bersama SKPD pemerintah kota Makassar membahas ranperda kota Makassar tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2016. Di ruang Badan Anggaran DPRD Makassar.

Rapat kerja Badan Anggaran pagi ini kembali dipimpin Wakil Ketua I DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali didampingi Wakil Ketua III DPRD Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti, Asisten II kota Makassar, H.Kusaiyyeng dan dihadiri beberapa Anggota Badan Anggaran DPRD Makassar serta lima SKPD yang diundang yakni Dinas Pemuda & Olahraga, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Pariwisata dan Tim Anggaran pemerintah kota Makassar.
Beberapa anggota Badan Anggaran DPRD Makassar memberi apresiasi kepada SKPD tentang pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016, akan tetapi ada juga beberapa koreksi yang diperdebatkan antara anggota Badan Anggaran DPRD Makassar dengan SKPD terkait tentang beberapa item pelaksanaan APBD.

Rencananya Rapat kerja Badan Anggaran DPRD Makassar membahas ranperda tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA. 2016 akan dilanjutkan dengan beberapa SKPD lainnya.(Adhit)

Bupati Lepas Calon Jemaah Haji Kepulauan Selayar

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, memberikan sambutan.
MACCAnews – Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kepulauan Selayar di Mesjid Agung Al-Umaraini Benteng, Rabu (16/8/2017) pagi pukul 07.30 Wita. Pelepasan CJH ini ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten oleh Bupati kepada ketua kloter 24 Embarkasi Hasanuddin Makassar Drs. Sainuddin.

hadir pada pelepasan CJH Kepulauan Selayar, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, SH,MH, Ketua dan sejumlah anggota DPRD Kepulauan Selayar dan unsur FKPD diantaranya,  para pimpinan OPD, BUMD dan BUMN serta undangan lainnya.
CJH Kabupaten Kepulauan Tahun 1438 H/2017 Masehi, yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekah berdasarkan kuota sebanyak 115 orang, akan tetapi dua diantaranya, satu meninggal dunia dan satu lainnya batal berangkat karena dianggap tidak lengkap administrasinya, sehingga yang berangkat hanya berjumlah 113 orang.

CJH Kabupaten Kepulauan Selayar tergabung dalam kloter 24 melalui Embarkasi Hasanuddin Makassar dan akan diberangkatkan pada Tanggal 18 Agustus 2017, setelah diterima secara resmi di Asrama Haji Sudiang Makassar pada Tanggal 17 Agustus 2017.

Dalam sambutan pelepasannya Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali mengatakan setelah dengan sabar menanti momen yang ditunggu-tunggu, akhirnya CJH Kabupaten Kepulauan Selayar akhirnya diberi kesempatan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Olehnya itu Basli Ali mengucapkan selamat  menunaikan ibadah haji dengan harapan memperoleh haji yang mabrur.
Untuk memperoleh haji mabrur harus diawali dengan niat yang tulus dan diikuti dengan melaksanakan seluruh rangkaian manasik haji sesuai dengan cara yang diajarkan oleh Allah dan Rasulnya," kata Basli Ali.

Basli Ali mengingatkan CJH bahwa perjalanannya ke Tanah Suci adalah untuk beribadah bukan perjalanan biasa.

Jemaah calon haji harus mengetahui untuk dapat melaksanakan manasik hajinya dengan baik perlu ditunjang oleh fisik dan mental yang baik," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada unsur Kementerian Agama dan panitia pemberangkatan Calon Jemaah haji Tahun 2017.
Akhirnya Bupati Muh. Basli Ali, sampaikan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, seraya berserah diri kepadaNya, saya mengucapkan selamat jalan kepada seluruh CJH Kepulauan Selayar, dengan iringan doa semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, dan kembali ke Tanah Air dengan memperoleh predikat haji mabrur.

Pelepasan JCH Kepulauan Selayar ditandai dengan penyerahan bendera pataka, oleh Bupati kabupaten kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali kepada Ketua Kloter, Drs, Zainuddin, disaksikan seluruh seluruh hadirin. Keberangkatanna JCH tersebut menggunakan tiga armada Bus angkutan  umum, menuju asrama Haji Sudiang Makassar (daeng)

Ratusan Siswa SD-SLTA di Selayar Ikuti Lomba Jalan Indah

MACCAnews - Ratusan siswa mulai Tingkat SD sampai SMA/SMK, mengikuti lomba gerak jalan indah dengan mengambil star di depan Rumah jabatan Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar dan Finish di Lapangan Pemuda Benteng, Selasa (15/8/2017).

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, melepas secara resmi lomba Gerak Jalan Indah, Tingkat Kabupaten yang diikuti, sebanyak 56 kelompok barisan secara umum,  diantaranya 23 kelompok barisan dari Tingkat SD, 17 kelompok barisan Tingkat SMP, 16 kelompok tingkat SMA/SMK serta 10 kelompok Drama Band, SD sampai SMA/SMK,
Hadir dalam pelepasan Lomba gerak jalan Imdah tersebut, Wakil Bupati DR. H. Zainuddin, SH, MH, Ketua DPRD Ir. Arifin Daeng Marola, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan daerah (FKPD), Wakil Ketua PN, Kajari Cumondo trisno, SH, Dandim 1415 Letkol ARM Yuwono, S Sos, MM, Kapolres, AKBP Eddy Suryantha  Tarigan, Sekda DR. Ir. H. Marjani Sultan, M Si, Ketua TP PKK, Andi Dwiyanti Musrifah Basli serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan disaksikan ribuan warga kota benteng dan sekitarnya.

Bupati Basli Ali dalam arahannya sebelum melepas Lomba Gerak Jalan Indah tingkat Kabupaten tersebut mnegatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan dan salah satu rangkaian untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke – 72, di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, mengangkat bendera star, saat pelepasan peserta lomba gerak  Jalan Indah
Diharapkan kiranya kegiatan ini bisa berjalan aman, tertib, lancar, sukses dan dapat menghibur masyarakat.

Salah satu kelompok barisan yang dinilai paling tertib dan sangat disiplin, adalah peserta nomor 17, dari SDN Benteng III, pada saat memberikan penghormatan didepan panggung penghormatan. Mereka akan memperebutkan juara Satu, Dua, dan Tiga, kata Andi Agus  dari Dinas Dikbud Kabupaten Kepulauan Selayar. (Daeng)

Wakil Bupati Tutup Perkemahan Pramuka di Bontoharu

MACCAnews - Kegiatan pramuka merupakan penyatuan dari 60 organisasi kepanduan untuk dapat menjadi perekat bangsa.  Pada hari pramuka ke-56 tahun 2017 ini, mengusung tema yaitu bekerja untuk kaum muda, mewariskan yang terbaik bagi bangsa.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa gerakan pramuka tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter melalui berbagai kegiatan yang lebih melibatkan kaum muda untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa.

utamanya menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsa. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Selayar,  Dr. H. Zainuddin, SH., MH., saat membacakan sambutan seragam Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada Peringatan Hari Pramuka ke-56 tahun 2017.

Pada Apel Besar Hari Pramuka ke-56, Wakil Bupati Kepulauan Selayar selaku Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Kepulauan Selayar, tetap mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Kepada pemerintah, diharapkan agar gerakan pramuka selalu diberi ruang dan dukungan untuk dapat terus merealisasikan visi-misinya, khususnya terhadap pelaksanaan pembentukan karakter kaum muda.

Mengakhiri sambutannya, Wabup menutup secara resmi kegiatan Kemah Lomba Tangkas Terampil, ditandai dengan penanggalan tanda peserta.

Selain Wabup, apel besar dihadiri Ketua Kwartir Cabang Kepulauab Selayar, H. Saiful Arif, SH, Asisten Sekda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, dan kepala Sekolah.

Apel besar dipimpin Nur Eka Putri Febriani R asal sekolah dari SMP Negeri 1 Benteng Kepulauan Selayar. (Daeng)

Anggota DPR RI Irwan Darmawan Apresiasi Proyek Rel KA

MACCANEWS - Kasus yang melibatkan Proyek Rel Kereta Api di Dusun Ballewe, Desa Binuang, kecamatan Balusu, kabupaten.Barru atas kerusakan berbagai sarana pra sarana diantaranya kerusakan pipa air swadaya masyarakat Homebase desa Ballewe lantaran mobil pengangkut material Kereta Api, hal tersebut mendapat sorotan dari anggota DPR RI Komisi IV dari Partai Gerindera H.Andi Iwan.Darmawan Aras,SE.

Iwan Aras yang menanggapi beberapa media melalui WA miliknya misalnya Jawaposs.makassar.com yang memuat pernyataan warga bernama Sinar Ijlal Anny yang mengatakan

"kami disini kebanyakan warganya berjenis kelamin perempuan, disini banyak orang orang tua jompo dan kampung ini (homebase) hanya tempat para Purnawirawan.TNI. kalau airnya macet disini banyak orang sakit tak berdaya, kami bingung pak... akan melapor dimana"Keluh Sinar, pada hari minggu 13/8.kemarin.

Menurutnya, kerusakan pipa dan kerusakan lainnya sudah pernah dibicarakan bahkan pihak pelaksana proyek pembangunan rel Kereta Api sebelumnya telah berjanji untuk memperbaiki namun sampai hari ini, niat itu tidak terbukti, Ujar Sinar.

Anggota DPR RI peiode 1013-2019 Iwan Darmawan Aras kepada wartawan melalui Hp selulernya mengatakan hal ini saya akan menyurati pihak terkait "saya akan lanjutkan berita tersebut maluu WA Dirjen atau sekalian kami surati, bahkan kalau perlu kami sampaikan. kementerian terkait"Tutup mantan ketua Gapensi kota Makassar, Andi Iwan Darmawan Aras. Senin 14/8.(Irfan)

Bupati Basli Panen Raya di Dusun Buttu

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, melakukan panen raya padi dengan menggunakan kendaraan alat pemotong padi, di Dususn buttu, Kecamatan Bontosikuyu.

MACCANews – Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali bersama unsur dari Kodim 1415 Kepulauan Selayar melaksanakan panen raya padi di Dusun Buttu Desa Laiyolo Kecamatan Bontosikuyu, Senin (14/8/2017).

Selain dari Kodim 1415, Bupati didampingi oleh unsur dari Kejaksaan Negeri Selayar, Polres, Pengadilan Negeri, dari DPRD, dan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Ismail.

Panen raya di atas lahan seluas 2 hektar ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya melakukan panen yang sama pada bulan Pebruari lalu. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa lahan persawahan tersebut merupakan lahan percobaan sekaligus percontohan bagi masyarakat petani dan terbukti bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Bontosikuyu cocok untuk dijadikan lahan persawahan.

Dikonfirmasi sebelumnya, Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali mengatakan bahwa di Kecamatan Bontosikuyu banyak sekali lahan-lahan produktif yang sangat menunjang peningkatan produksi pertanian. Menurutnya potensi sumber daya alam di Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya lahan pertanian masih cukup tersedia, termasuk lahan-lahan tidur yang dapat kita alih fungsikan menjadi lahan yang produktif.

Sementara Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Ismail menyebut bahwa untuk tahun 2018 di Kecamatan Bontosikuyu akan memperluas percetakan sawah baru, khususnya pada 4 desa dengan luas lahan mencapai 111,50 hektar.
"Kita berharap semua potensi lahan persawahan yang ada di daratan Pulau Selayar dapat kita kembangkan. Meskipun luas lahan yang masih terbatas tapi masyarakat cukup merespon untuk pengembangan sawah di daratan Pulau Selayar ini, apalagi sawah percontohan dari pemerintah daerah terbukti berhasil," kata Ir. Ismail.

Kadistan KP mengatakan sesuai dengan program prioritas Kabupaten Kepulauan Selayar, bahwa sampai akhir periode kepemimpinan Muh. Basli Ali - Zainuddin,  capaian produksi gabah skala kabupaten ditargetkan mencapai 58 ribu ton, dengan luasan lahan sekitar 3.800 hektar. Dikemukakan sampai Tahun 2017 capaian produksi gabah baru mencapai 28 ribu ton.

"Target perencanaan kami pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dalam jangka waktu perjalanan 4 tahun ke depan rencana produksi gabah mencapai 100 persen dari produksi yang kita capai sekarang," jelas Ir. Ismail. (DAENG)

Zainuddin Sampaikan Pendapat Akhir ke Dewan LPJ APBD 2016

MACCAnews - DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pendapat Akhir Bupati, Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), tentang  Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD TA 2016, malam ini berlangsung diruang rapat utama, lantai II, Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (14/8/17).

Rapat paripurna dipimpin langsung, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Ir. Arifin Daeng Marola, didampingi Wakil Ketua DPRD, Muh. Aris Ridwan, SE. bersama 19 Anggota DPRD dari 25 anggota  DPRD dan dinyatakan kuorum, sesuai Tata Tertib DPRD.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri, selain dihadiri Wakil Bupati, Dr. H. Zainuddin SH, MH., Sekda, Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si, Unsur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Para pejabat OPD LIngkup Pemkab, Camat, beberapa Kepala Desa, Lurah dan Tokoh Masyarakat.

Dalam kesimpulan hasil rapat Fraksi-Fraksi di DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar menyatakan, bahwa ranperda pertanggungjawaban APBD TA 2016, dapat disahkan dalam rapat paripurna ini, sebagaimana yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD, Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Ali SH.

Wakil Bupati, Dr. H. Zainuddin SH. MH mengawali sambutannya, mengutarakan rasa terima kasih kepada Anggota DPRD dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar atas segala dukungannya terhadap pemerintahan Muh. Basli Ali Dan H. Zainuddin, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, yang dalam setahun terakhir ini telah mengantar Kabupaten Kepulauan Selayar menyandang gelar opini WTP dari BPK RI.

Dr. H. Zainuddin SH. MH lebih lanjut dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan pengesahan Ranperda pertanggungjawaban APBD 2016 ini menjadi Perda, memiliki 3 alasan untuk memenuhinya. Yakni yang pertama adalah untuk memenuhi kewajiban hukum, sebagaimana ditetapkan dalam UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Kedua adalah, untuk memenuhi tahapan yang wajib dilaksanakan dalam siklus pengelolaan keuangan pemerintahan daerah, dan yang ketiga adalah sebagai ajang evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah melalui program yang telah ditetapkan, jelas H. Zainuddin.

Lebih lanjut Wakil Bupati membacakan laporan terstruktur dan mendetail terkait penggunaan anggaran APBD TA 2016 dan perubahannya. Pidato tertulis pendapat Bupati terhadap Ranperda LPJ APBD TA 2016. (daeng)

Suardi Saleh Tinjau Kondisi Pelelangan Ikan Sumpang

MACCANEWS - Tinjau kondisi warganya di lapangan Plt.Bupati Ir H Suardi Saleh M.Si Barru berkunjung di Tempat Pelelangan ikan Sumpang Binangae Kelurahan Sumpang Kecamatan Barru Kabupaten pada hari Selasa (15/8), selasa pagi.

Bupati  di dampingi Kadis Perikanan Ir Mursalin, Kabag Humas Barru, Camat Barru Drs Satifuddin Husain M.Si bersama rombongan.

Sesampainya di pasar sumpang binagae Plt Bupati Barru Suardi berbincang-bincang penjual di pasar dan melihat kondisi Palelangan ikan di pasar tradisional tersebut. (Irfan)

Kapolsek Mallusetasi Gelar Silaturahmi dengan Warga

MACCANEWS - Kapolsek Mallusetasi Akp Sarifuddin SH gelar pertemuan dengan warga kecamatan mallusetasi,Senin (14/08/2017) malam

Terkait Oknum anggota Polres Barru, Bripka BA Jum’at (11/8 ) kemarin tiba-tiba mendatangi rumah H Mustafa Manne, Imam Masjid Palanro dan merusak dua unit mobil sekaligus yang terparkir.

Kapolsek Mallusetasi Akp Sarifuddin meminta maaf kepada warga baik secara Dinas maupun secara pribadi di depan jamaah masjid pakkae kelurahan palanro kecamatan mallusetasi atas tindakan anggotanya. (irfan) 

Wow... Donkrak Pendapatan, PD Pasar Gunakan Kolektor Perempuan

Dirut PD Pasar, Nuryanto G Liwang
MACCAnews - Usai dilantik oleh Wali Kota Makassar, Dirut baru PD Pasar Makassar Raya, Nuryanto G Liwang, langsung tancap gas untuk melakukan pembenahan di Perusahaan Daerah yang dipimpinnya tersebut.

Sejumlah terobosan baru akan ditempuh untuk memberi perubahan yang berarti. Selain mutu pelayanan dan target peningkatan PAD, mantan ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Makassar tersebut juga akan mengefektifkan kerja-kerja karyawan sesuai tugas dan fungsinya.

"Dari awal saya sudah persiapkan program untuk PD Pasar, termasuk mengukur produktifitas karyawan demi hasil yang lebih baik, kalau perlu staf perempuan nanti akan turun juga jadi kolektor," ujar Nuryanto, Minggu (13/8/2017)

Untuk kolektor perempuan nanti bertugas untuk memungut jasa harian (retribusi) kepada para pedagang. Pertimbangan tersebut ditempuh dalam rangka untuk peningkatan PAD.

"Memang kebanyakan selama ini staf yang duduk manis di kantor bingung mau kerja, yah nanti lebih efektif kalau dijadikan kolektor, karena terkadang beda psikologisnya antara laki-laki dan perempuan itu soal urusan tagih-menagih," katanya kepada wartawan, sembari tertawa.  
Mantan badan pengawas PD Pasar tersebut segera membuatkan SOP untuk hal tersebut, rencananya, dari 600 staf PD Pasar yang ada, 20 orang akan ditempatkan di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Makassar, dan 50 orang ditempatkan kantor pusat PD Pasar untuk mengurus administrasi perkantoran.

Selain itu, dari langkah ini akan dibuatkan pola standarisasi operasional yang bermuara ke pasar tradisional aman, nyaman dan bersih.

“Potensi pendapatan akan dimaksimalkan. Pengalaman satu tahun saya di badan pengawas banyak hal yang jadi pelajaran besar buat saya, tetapi yang pasti saya akan berupaya tetap menjalankan marwah perusahaan daerah itu sendiri,” kuncinya. (mar)

Fraksi PKS Setuju Sembilan Indikator Insentif RT/RW

MACCAnews - Selain Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali dari fraksi Demokrat, Fraksi PKS, juga menyetujui mekanisme penyalauran insentif RT/RW yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar.

"Alhamdulillah insentif RW kini sudah terealisasi ke bawah,"  Kata Muda sapaan akrab Mudzakkir Ali Djamil, sabtu (12/7/17).

Menurut Muda, adapun nilai yang sedang hangat diperbincagkan, memang perlu memang

"Agar efektif dan efisien, memang perlu aturan main dalam penyalurannya, itu untuk mengukur kinerja RT dan RW agar relevan dengan besarnya insentif itu," terang ketua Fraksi PKS tersebut.

Menurutnya, dana insentif RT RW menggunakan uang rakyat, makanya harus betul - betul digunakan sesuai dengan indikator kinerja yg dibutuhkan oleh rakyat.

Muda mengaku, mengapresiasi sistem pengelolaan insentif RT/RW tersebut yang dilakukan oleh Pemkot Makassar. (*)

Insentif RT/RW, Banggar: Masa Disamaratakan Malas dengan Rajin ?

MACCAnews - Wakil Ketua DPRD Makassar dari Fraksi Demokrat, Adi Rasyid Ali angkat bicara soal perdebatan insentif RT dan RW.

Menurutnya, aturan pemberian insentif RT dan RW yang diterapkan oleh Pemkot Makassar, sudah benar, terkait besaran yang disepakati bersama di DPRD Makassar yakni 1 juta yang memenuhi indikator dinilai sudah tepat.

"Saya selaku ketua Banggar dan juga sebagai pengusul insentif RT dan RW diawal pemerintahan Danny Pomanto menilai tidak ada yang salah ataupun keliru pelaksanaanya," Kata ARA.

Lanjut ARA sapaan akrab Adi Rasyid Ali,  pola atau penerapan pemberian insentif RT dan RW memang seharusnya berjenjang, jenjangnya tentu ada indikator yang telah diatur oleh pemerintah yaitu 9 indikator yang harus terpenuhi, pencapaian kinerjanya pun melalui penilaian yang transparansi dari Lurah dan LPM juga Kecamatan.

"Tidak perlu diributkan, logika berfikirnya mudah, masa yang tidak kerja diratakan insentifnya, kan tidak adil namanya, yang salah itu kalau RT/RW tidak bekerja kemudian di beri 1 juta," tuturnya. (*)

Pengamat: Perlu Rekam Jejak Bagus untuk Kalahkan DP

MACCAnews - Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar berikutnya baru akan digelar pada 2018, namun peta politik sudah mulai nampak.

Kemunculan sejumlah kandidat yang telah menyatakan kesiapan mereka untuk maju menantang petahana Moh. Rhamdan 'Danny' Pomanto akan menyemarakkan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Yang menarik, bagaimana hitung-hitungan peluang DP akronim dari Danny Pomanto untuk mempertahankan kursi Pemkot Makassar 1 pada pilkada 2018? Menurut pakar politik UIN Alauddin Makassar Firdaus Muhammad, masih relatif besar.

"Saya kira dengan melihat tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja walikota maka itu menjadi modal kuat bagi petahana untuk bertarung kembali," katanya, Sabtu (12/8/2017)

Menurut dosen Komunikasi Politik UIN Alauddin Makassar ini, para kandidat wali kota perlu rekam jejak yang baik untuk melawan sang imcumbent.

"Karena biasanya publik akan menjatuhkan pilihannya kembali kepada incumbent jika pada rekam jejak pemerintahannya bekerja dengan baik memenuhi harapan masyarakat," jelasnya.
Direktur Riset CRC (Celebes Research Centre), Andi Wahyudin
Sementara, Direktur Riset CRC (Celebes Research Centre), Andi Wahyudin, mengaku,  prestasi DP yang terbilang sukses menahkodai Makassar bisa jadi pertimbangan parpol untuk mengusungnya.

"Memang banyak penantang kuat termasuk wakilnya sendiri, deng Ical. Tapi, melihat indeks kepuasan masyarakt terhadap pak DP sejauh ini, maka itu menjadi invetasi yang mahal sebagai imcumbent," kata Wahyuddin yang juga jebolan magister perencanaan Universitas Hasanuddin.

Meski demikian, lanjut dia, karena politik cukup dinamis, maka semua masih bisa terjadi, tergantung komunikasi politik yang terbangun, dan efektifitas kerja-kerja tim pemenangan di lapangan

Diketahui, empat partai baru-baru ini memang merilis hasil survey kandidat usungan Pilwalkot Makassar. Partai Gerindra misalnya, menempatkan Imcumbent DP pada posisi pertama, DP unggul signifikan meninggalkan kompetitor lainnya.

Seperti, Dg Ical (wakil wali kota), Irman Yasin Limpo (Kadis pendidikan Sulsel), Haris Yasin Limpo (Dirut PDAM Makassar), Sri Rahmi (legislator PKS), Adi Rasyid Ali (Ketua DPC Demokrat), Nunung Dasniar (politisi Gerindra) serta mantan legislator Sulsel, Andi Mustaman.

Sedangkan, perolehan suara DP pada hasil survey PKS Makassar mencapai 76 persen. Berikutnya partai Demokrat, DP juga unggul terhadap sejumlah kandidat termasuk unggul atas Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulsel, Deng Ical.  Terakhir, partai Hanura juga mengunggulkan DP. (mar)

Mutasi Pejabat, Danny: Bukan Kepentingan Oknum, Tapi Kepentingan Rakyat!


MACCAnews - Wali Kota Makassar, Moh. Rhamdan 'Danny' Pomanto, menegaskan, mutasi atau pelantikan yang dilakukan bukan semata-mata kepentingan pribadi maupun kepentingan bagi orang yang mendapatkan jabatan. Tapi, semata-mata untuk kepentingan pelayanan warga Makassar yang lebih baik lagi.

"Jadi saya tidak kenal siapa, anaknya siapa, dan dari mana dia, kalau kinerjanya tidak sesuai harapan pasti kita ganti dengan yang lebih siap," tandasnya.

Danny menjelaskan, ada tiga indikator yang menjadi parameter dalam mutasi yang diselenggarakan. Pertama, rapor publik, rapor atasan dan rapor wali kota sendiri.
"Rapor publik ini paling menentukan, kalau ada yang tidak bekerja, atau melakukan penyalahgunaan kewenangan, sanksi publik akan berlaku dan muaranya adalah mutasi," jelas dia.

Sementara, Kabag Humas Pemkot Makassar, Firman Hamid Pagarra, mengingatkan, jabatan itu ibarat sebuah benda yang menempel di badan, kapanpun akan jatuh manakala waktunya sudah tiba.

"Jadi untuk mau sombong, karena tidak ada yang abadi, dan tidak akan dibawa mati tahta atau jabatan tersebut. Ini hanya amanah untuk berbuat yang terbaik demi kemaslahatan banyak orang," kuncinya. (Mar)

251 Pejabat Dilantik, Danny: Ini Baru Babak Pertama

MACCAnews - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto akhirnya mengambil sumpah jabatan 215 pejabat, diantaranya direksi perusda, badan pengawas, lurah, dan jabatan administrator, di SMPN 5 Makassar, Jumat malam (11/8/2017).

"Saya kira ini baru babak pertama, masih ada mutasi berikutnya. Kita tunggu dulu petunjuk kemendagri untuk pergeseran komposisi eselon 2 dan eselon 3 yang kurang maksimal. Yah, 2 bulan ke depan lah," ujarnya.

Menurut Danny, pelantikan tersebut lagi-lagi dalam rangkaian penyegaran birokrasi untuk peningkatan pelayanan kelas dunia bebas korupsi, profesional, dan akuntabel.
Danny menyampaikan komitmen pada saat pelantikan sebelumnya yaitu akan selalu memberi evaluasi ke seluruh jabatan secara kontinu, minimal pertriwulan.

"Yang dilantik hari ini saya ucapkan selamat, yang belum dilantik mari terus memperbaiki diri karena tidak ada yang kekal. Meski dilantik hari ini kalau tidak memenuhi standar pasti diganti," tegas Danny.

Acara yang didahului dengan salat magrib berjamaah ini, turut dihadiri seluruh kepala dan jajaran SKPD, TNI, Kepolisian, serta pejabat dari instansi lainnya.
Sementara itu, Wali Kota berlatar arsitektur ini mempunyai harapan agar yang dilantik bisa memegang amanah dengan baik.

"Saya harap saudara yang dilantik bisa memegang amanah dengan baik," tuturnya. (mar)

Zainuddin Buka Lomba Tangkas Terampil Pramuka di Bontoharu


MACCAnews - Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, DR. H. Zainuddin, SH, MH, membuka Perkemahan dan Lomba Tangkas Terampil Pramuka, Tingkat Kabupaten, yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 56 dan HUT RI ke 72, Tahun 2017, yang dilaksanakan di  Bumi Perkemahan Subur, Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (11/8/2017).

Hadir dalam kesempatan itu, diantaranya, selain Wakil Bupati, DR. H. Zainuddin, SH, MH, juga hadir Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), diantaranya Kasdim Kodim 1415, Mayor Inf. JUNAID, Waka Polres, Kompol, Samsuddin, Asisten II, Ekbang Setda, Ir. H. Arfan Arif, Asisten III, Administrasi , Drs. Dahlul Malik, MH, Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), serta unsur Pembina Pramuka.

Pembukaan terlihat semarak yang diwarnai dengan nyanyian Pramuka dari beberapa Gugus Depan (Gudep) mulai Tingkat Siaga untuk SD, SMP Tingkat Penggalang dan SMP/SMK Tingkat Penegak, sekaligus menjadi peserta upacara pembukaan dari dua Kecamatan, yakni Kecamatan benteng dan Kecamatan Bontoharu.
Dari Kiri, Ketua Kwarcab  Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH, Kasdim Kodim 1415, Mayor Inf. Junaid, Wakil Bupati, DR. H. Zainuddin, SH, MH, Wakapolres, Kompol. Syamsuddin, P. Asisten Ekbang, Ir. H. Arfang Arif, Asisten Administrasi, drs. Dahlul Malik, MH.
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, DR. H. Zainuddin, SH, MH, dalam sambutannya ketika menjadi Pembina upacara dalam pembukaan perkemahan tersebut yang dirangkaikan dengan pembukaan Lomba Tangkas Terampil Pramuka, mengatakan bahwa Perkemahan ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai rangkaian acara HUT Pramuka.

Bertujuan untuk membentuk pemuda dan pemudi sebagai calon pemimpin bangsa, masa depan yang kuat dan handal, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan menjadi pekerja keras dan mendorong kemajuan untuk mencapai cita - cita bangsa.

Sementara itu Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka, Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH, dalam komentarnya kepada Wartawan, mengatakan bahwa, perkemahan yang dirangkaikan dengan Lomba Tangkas Terampil Pramuka yang berklangsung dari tanggal 11 – 14/8/2017.
Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH bersama salah seorang Pengurus Kwarcab.
Khusus kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72, Pramuka melaksanakan 4 tingkatan dan untuk Kecamatan, khususnya Kecamatan Daratan, juga dilaksanakan kegiatan yang sama yakni dalam rangka HUT Pramuka ke 56 dan  HUT RI ke 72.

Sementara untuk Tingkat Kabupaten, Kecamatan Benteng dan Kecamatan Bontoharu. Untuk Tingkat Provinsi Kwarcab Kepulauan Selayar, informasinya hari ini sudah sampai ke Pelabuhan Tanjung Priuk, sekaligus untuk menyaksikan pelantikan Pramuka Garuda, Wakil Bupati, Periode 2010 – 2015, H. Saiful Arif, SH. (Daeng)