Home » » Pemuda Pelopor Pariwisata Launching di CCC

Pemuda Pelopor Pariwisata Launching di CCC


MACCANEWS -- Membangun desa wisata bukan hal yang sulit jika para sarjana-sarjana yang notabene pemuda berpikir bagaimana memajukan dan mengembangkan desanya. Entah itu dibidang ekonomi maupun industri pariwisata.

Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas kebudayaan dan pariwisata optimis desa wisata dapat digalakkan dengan melibatkan pemuda sebagai pelopor pariwisata desa.

Plt Kadisbudpar Sulsel Syafruddin Rahim mengatakan peran pemuda sangat penting untuk ikut mengembangkan wisata didaerahnya dimana Pemuda Pelopor Pariwisata tersebut akan menjadi corong wisata didesa dimana mereka akan ditempatkan.

"Kedepannya terlebih dahulu akan dilakukan Trainer Of Trainer (TOT) nantinya akan dilatih menjadi trainer dimana mereka akan bertugas untuk menyampaikan program-program wisata pada masyarakat," ujarnya.

Dikatakan Syafruddin Pelopor Pemuda Pariwisata tersebut akan diluncurkan pada 20 Oktober peluncuran bersamaan dengan even Pekan Raya Sulsel di Celebes Convention Center. Untuk tahap pertama pihaknya akan merangkul seribu pemuda yang akan ditempatkan disetiap desa dibeberapa Kabupaten di Sulsel.

Jadi setiap lulusan perguruan tinggi semua jurusan akan dibekali dengan pelatihan dan bimbingan yang nantinya akan seperti Yogyakarya desa wista yang desa wisatanya dipelopori oleh pemuda.

"Kita ingin merubah pola pikir pemuda tentang wisata. Jika wisata bukan hanya tempat-tempat tertentu dengan pemandangan indah,mewah dan mahal namun Desa juga bisa kita sulap menjadi destinasi yang menarik. Selain itu pemuda tersebut akan kita rubah mainsetnya setelah lulus sarjana tujuannya jangan hanya ingin jadi PNS," ungkapnya.

Lebih lanjut Syaruddin menjelaskan semua lulusan punya kemampuan sendiri dalam mengembangkan kariernya. TOT nanti mereka akan latih di bidang pengembangan wisata konsepnya sederhana cuma mendorong dan memfasilitasi, Misalnya mengajak wisatawan dalam kegiatan sehari-hari petani menjaring ikan, menanam padi ,membajak sawah ataupun menjaring garam.

"Wisatawan khususnya mancanegara akan tertarik jika diajak bersama dalam kegiatan petani ataupun nelayan karena sesuatu hal yang beda mereka dapatkan dari biasanya. Ini menarik bagi wisatawan dan disinilah peran pemuda pelopor wisata akan kelihatan," ucapnya.

Bukan hal yang sulit bagi para sarjana-sarjana di Sulsel jika memang mereka ingin mengembangkan diri dengan membangun desanya.Bangkit dan menjadi enterpreneur handal.

"kita akan identifikasi data siapa-siapa saja mereka yang akan terlibat pada
tahap pertama TOT dengan  memberikan ilmu tentang basis wisata desa,dimana membangun desa wisata itu ada 4 pilar yakni destinasi, industri, promosi dan kelembagaan yang tujuannya menciptakan lapangan kerja sebagai enterpreneur yang berbasis wisata," tuturnya.

Sebagai pemerintah pihaknya berperan untuk mendorong,memanfaatkan dan memfasilitasi pemuda pelopor desa wisata.

"Tentunya pelibatan secara konperensif baik dari pihak Akademisi,Media,Pemerintah,Komunitas dan Bisnis, jika lima komponen ini bersinergi maka semua akan berjalan lancar," pungkasnya kemarin di ruangannya. (fyan/Jn)