Home » » Perwakilan Bulukumba Hadir di Konferensi Nasional KB Pasca Persalinan

Perwakilan Bulukumba Hadir di Konferensi Nasional KB Pasca Persalinan

MACCANEWS -- Konferensi Nasional Keluarga Berenca Paaca Melahirkan, yang digelar hari ini (24/10/2016) di hotel JS Luwansa Jakarta, dibuka Menteri Kesehatan diwakili Dirjend Kesehatan Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes, diikuti 250 orang peserta termasuk beberapa orang dari Bulukumba, diantaranya Sekertaris BPPKB Hj. Darmawati. Plt Sekertaris Dinas Kesehatan Hj. Kustigawati, Hj. Megawati. Bidan Koordinator Kabupaten, Hj. Yuliana, Bidan koordinator Puskesmas, Ismayana dari RSUD HA. Sulthan Dg Radja, Isdawati ketua IBI Bulukumba serta Kamaluddin mewakili Kabid KB BPPKB Bulukumba.

Nawir Sikki, Provincial Coordinator Program pilihanku Sulawesi Selatan bersama sekertaris BPPKB Bulukumba Hj.Darmawati kepada Maccanews.com via WhatShapp Senin (24/10/2016) menyampaikan, pada kegiatan konferensi tersebut bertujuan untuk mencari dan menemukan secara bersama bagaimana strategi kebijajan KB di Indonesia yang berkualitas dan menjadi bagian kebijakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Yang menarik, pada konferensi itu sebanyak 85 abstract diterima dari seluruh Indonesia. "Dari 85 abtract yang diterima, yang terpilih hanya 60 abstract yang dipresentasikan secara verbal dan poster.  3 abstract berasal dari Bulukumba, ada 3 dari Gowa dan ada 7 dari Makassar dan Provinsi SulSel," jelas Nawir.

Ketiga orang asal Bulukumba tampil mempresentasekan hasil tulisan abstract masing masing Hj. Megawati (Bikor Kabupaten), Hj. Yuliana (Bikor Puskesmas Bontobangun) presentasi vernal dan Ismayana (presentasi poster), selain itu Nawir selaku Provincial Coordinator Program Pilihanku Sulsel juga tampil mempresentasekan 1 dari 2 tulisan abstract, terkait Bulukumba dihadapan seluruh peserta konferensi yang berlangsung dari tanggal 24-25 Oktober.

Dihadapan peserta konferensi, Nawir memaparkan karyanya terkait Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi Baru Lahir (AKN) serta KB Pasca Persalinan (KBPP) yang telah diatur dalam Perbup 73 tahun 2015 tentang Penyelamatan Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir, telah membuahkan hasil dengan menurunnya AKI dan AKN di Bulukumba, dan telah meningkatnya pengguna KBPP dan MKJP di Bulukumba.

"Kedepannya diharapkan penting lebih meningkatkan kolaborasi antar lintas sektor, agar penggunaan MKJP bisa lebih meningkat dari sebelumnya," papar Nawir. (Aso/Jn)