Home » » Drs. H. Muh. Ridwan Kembali Pimpin MUI Lima Tahun Kedepan

Drs. H. Muh. Ridwan Kembali Pimpin MUI Lima Tahun Kedepan

MACCANEWS – Melalui Musyawarah Daerah (Musda), I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Selayar,  yang berlangsung Senin lalu (28/10), setelah Tim Formatur menskorsing dan dilanjutkan dan sekaligus dengan agenda Rapat  Kerja MUI, yang berlangsung di Mesjid Agung Al Umara ini, Kamis (1/11) lalu.

Hal ini disampaikan, Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Muh. Ridwan, sewaktu ditemui dikediamannya, Jalan Tien Suharto, Benteng, Sabtu (5/11).

Disampaikan bahwa melalui Tim Formatur yang ada masing masing perwakilan Organisasi Massa (Ormas) Islam di Kepulauan Selayar, diantaranya Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), LDII, menyepakati melalui pemilihan yang akhirnya Drs. Muh. Ridwan terpilih dan akan memimpin MUI, lima tahun kedepan, periode, 2016 – 2021.

Melalui susunan Kepengurusan MUI, mulai dari Ketua Umum MUI, adalah Drs. Muh Ridwan, Sekretaris Nur Aswar Badulu, dan Bendahara H. Ismail ditambah dengan beberapa posisi Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, dan beberapa ketua Bidang.

Kali ini, diawal kepemimpinannya melalui hasil Musda I, namun Periode sebelumnya memimpin MUI  hanya pengunjukan, dari beberapa tokoh masyarakat dan Muballigh yang ada.

Dalam perjalanan kepemimpinan periode pertamanya memimpin MUI Selayar dan disadari dengan berbagai kekurangan, barulah, memikirkan untuk diadakan Musda dengan harapan organisasi MUI Selayar, dapat mengikuti MUI Daerah lainnya untuk memiliki program kerja.

Dalam kepemimpinannya yang ke kedua kalinya, Drs. Muh. Ridwan, berharap kiranya dengan dukungan teman teman pengurus, MUI Kepulauan Selayar, bisa menampakkan diri dan tetap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten.

Ketika ditanya tentang komposisi kepengurusan MUI Kabupaten Kepulauan Selayar, setelah pelaksanaan Rapat Kerja, baru akan dilengkapi dan menjelang Hari Jadi ke 411, Selayar, Kepengurusan MUI, rencana baru akan dilantik bersamaan dengan kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Majelis Da'wah Indonesia (MDI). (deng/yudi)