Home » » Isteri ASN Diharap Berperan Aktif Lakukan Upaya Pencegahan Narkoba

Isteri ASN Diharap Berperan Aktif Lakukan Upaya Pencegahan Narkoba

MACCANEWS - Istri Aparat Sipil Negara (ASN) sekaligus anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan bisa menjadi pendeteksi awal penyalahgunaan narkoba di kalangan ASN.

Hal tersebut ditegaskan Sekertaris Kabupaten Bulukumba A. B. Amal  pada Sosialisasi Peran Darma Wanita Persatuan dalam mendukung tugas ASN di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Rabu (9/11).

Dihadapan ibu anggita DWP Sekkab A. B. Amal, menyatakan selama ini ASN nakal, sulit terdeteksi jika  menggunakan narkoba. Bahkan katanya,  ketahuan jika oknum ASN yang menggunakan Narkoba kalau sudah parah atau tertangkap.

"Kita tentu berharap para istri ASN, bisa mendeteksi gerak-gerik suaminya yang mencurigakan. Kalau bisa segera dilaporkan, sebelum terlanjur parah", tegas Amal.

Dikatakan,   keterlibatan ASN dalam penyalahgunaan narkoba bisa dideteksi lebih awal oleh para istri dengan mengamati hal-hal yang menjadi ciri pengguna narkoba.

" ASN  yang berkinerja baik tentu berasal dari suasana lingkungan keluarga yang baik. Sebaliknya ASN yang berkinerja buruk tentu tidak lepas dari kondisi lingkungan keluarga yang buruk  dan lingkungan keluarga yang baik maupun buruk tentu tidak lepas dari peran istri. Makanya peran istri dalam mewujudkan ASN berkinerja baik sangat kita diharapkan," papar Amal.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Bulukumba, Irmayanti A. B. Amal, yang tampil membawa materi sosialisasi di depan  anggota dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Bulukumba,  mengharapkan agar semua anggota Dharma Wanita Persatuan, berperan aktif dalam mengembangkan organisasi, utamanya mendorong suami untuk bekerja dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

"Dengan mendukung suami untuk bekerja dengan baik dan disiplin, maka hal-hal baik untuk kemajuan daerah, bisa kita diraih", papar Irmayanti.

Sementara itu, Sekertaris BPPKB Bulukumba,  Hj. Darmawati Suaedy,   yang didaulat memaparkan materi pada kegiatan itu  menyampaikan,  wanita yang  selama ini selalu dinilai kurang berperan dalam pembangunan, seharusnya bisa memacu diri untuk meningkatkan kualitasnya.

"Wanita harus menjadi mitra yang sejajar dengan pria dalam membangun bangsa menuju masyarakat yang sejahtera", papar Darmawati.

Menurut Darmawati, peran wanita sangat penting dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, utamanya dalam hal pendidikan, kesehatan maupun masalah ekonomi dan sosial budaya.

Saat disoroti mengenai peran lembaga Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dalam peningkatan peran perempuan dalam pembangunan, Sekretaris BPPKB ini menyatakan dia sangat  optimis dengan terbentuknya lembaga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, maka program yang bersentuhan dengan peran wanita  termasuk organisasi wanita akan lebih optimal.

"Dengan terbentuknya kelembagaan yang baru maka tentu kita berharap  kedepan, anggaran untuk kegiatan yang responsif gender bisa lebih meningkat. Maka peran perempuan untuk menjadi mitra sejajar pria dalam pembangunan bisa lebih ditingkatkan", harap Darmawati.(Aso)