Home » » Satpol-PP Tertibkan Kios samping RSUD Salewangan Maros

Satpol-PP Tertibkan Kios samping RSUD Salewangan Maros


MACCANEWS -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), diturunkan untuk menertibkan bangunan liar yang beridiri tepat di jalan sebelah barat Rumah Sakit Salewangan Maros, Selasa (01/11/2016).

Kepala Bidang Penindakan Satpol PP Maros, Edy Burhan mengatakan, lahan itu merupakan milik Pemda Maros untuk keperluan fasilitas rumah sakit. Pihaknya, sudah mengkomunikasikan perihal pembongkaran itu jauh hari sebelum pelaksanaan sehingga pelaksanaannya berlangsung aman dan tertib.

"Pihak rumah sakit sudah jauh hari berkomunikasi ke warga yang memanfaatkan lahan itu, untuk segera mengosongkannya. Makanya tidak ada masalah saat pembongkaran," katanya saat ditemui.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan, disepanjang jalan itu, ada sekitar 500 meter yang dibanguni kios yang lebarnya 3 sampai 4 meter. Bangunannya rata-rata permanen, sehingga pihaknya meminta bantuan satu unit eksekapator. "Kami pinjam dari BLHKP. Karena kami tidak akan sanggup merobohkan bangunan yang rata-rata permanen," terangnya.

Sementara itu pihak Rumah Sakit Salewangan, Singgih Supriambodo yang bertindak selaku koordinator dalam penertiban itu menerangkan, lahan itu nantinya akan dipergunakan sebagai parkiran dan memperluas ruas jalan. Pasalnya, jalan itu kerap macet karena sempit dan banyak digunakan sebagai area parkir.

"Kadang ada pasien ingin cepat kita rujuk, tapi terlambat karena jalan itu sangat sempit dan susah dilewati ambulance. Selain untuk memperluas jalan, lahan itu juga akan digunakan untuk parkiran dan Ruang Terbuka Hijau," tuturnya.

Selain kios yang berdiri di lahan itu, lanjut Singgih, satu bangunan permanen yang digunakan sebagai kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Maros, juga akan dipindahkan. Namun, pelaksanaan pembongkarannya belum bisa dilakukan karena masih menunggu koordinasi dari pihak terkait.

"Kantor PMI masih akan tetap disitu untuk menunggu relokasi kantornya. Kami juga sudah membicarakan hal itu ke pihak terkait termasuk PMI Cabang Maros. Intinya semua bangunan disana akan diratakan," pungkasnya. (Aam/om)