Home » » Renovasi Gedung Dinas Pendidikan Mendesak

Renovasi Gedung Dinas Pendidikan Mendesak


MACCANEWS--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mempertanyakan alokasi anggaran pembangunan Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar sebesar Rp7 milliar di APBD 2017.

Pasalnya hingga kini renovasi gedung yang akan dibuatkan enam lantai tersebut tidak kunjung dilakukan bahkan aktifitas dikantor Dinas Pendidikan masih berjalan dan tidak ada tanda-tanda akan direnovasi walaupun dalam keadaan kantor yang tidak layak.

Anggota Komisi D DPRD Makassar, Hamzah Hamid mengatakan pembangunan kantor dinilai sudah mendesak dan layak diprioritaskan karena selain dinilai sangat sempit, dinding ruangan yang bolong, atap yang bocor, kantor itu juga tidak memiliki lahan parkir. Sehingga dinilai perlu direnovasi secepatnya untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat.

"Saya juga tidak tahu kenapa tender di Dinas Perumahan untuk renovasi itu belum dikerjakan padahal kondisi disana itu sangat memprihatinkan, dimana-mana sudah rusak, pokoknya tidak layaklah disebut kantor Dinas Pendidikan, pertanyaanya kemana anggaran renovasi kemarin itu sebesar Rp7 milliar,"ungkapnya saat digedung DPRD Makassar, baru-baru ini.

Legislator Fraksi PAN ini juga menyatakan jangan salahkan jika masih banyak gedung-gedung sekolah yang tidak beres alias rusak dan tidak dilakukan renovasi, sedangkan gedung Dinas Pendidikan saja dari dua tahun diusulkan renovasi hingga kini tidak kunjung dilakukan. Ia juga menuturkan, seharusnya tender tersebut dilakukan oleh dinas terkait bukan dilakukan di Dinas Perumahan.

"Harusnya tender itu langsung dinas terkait karena kalau dilihat pasti orang kalau lihat kondisi kantor Dinas Pendidikan dipertanyakan bagaimana mi itu kualitas pendidikan di Makassar, kantor dinasnya saja seperti itu,"ucapnya.

Belum lagi banyaknya beban kerja yang ditanggung Dinas Pendidikan dan gedung yang sudah tidak mampu menampung pegawai dan urusan guru, sehingga dewan pada pembahasan anggaran tahun lalu merasa perlu membuatkan anggaran pembangunan gedung dinas baru.

"Kalau kita lihatkan sempit sekali. Mana beban kerja dan semua urusan guru disitu, dokumen-dokumen juga pasti disana. Belum lagi kalau kita lewat biasa jadi biang kemacetan karena orang sering memarkir dibahu jalan, jadi kita ingin ada ruang parkir,"bebernya.

Dari hasil pemantauan dikantor Dinas Pendidikan di Jalan Hertasning penampakan dari luar terlihat disesaki kendaraan yang terparkir hingga bahu jalan dan ketika masuk di kantor tersebut kerusakan tampak terlihat dari atap yang bocor, cat dinding tembok yang memudar dan terkelupas serta kondisi lantai yang pecah.

Belum lagi akses koridor dari ruangan satu ke ruangan yang lain begitu sempit dan banyaknya pengurusan di dalam satu ruangan. Begitupun saat masuk diruangan kepala dinas yang bisa dikatakan sangat jauh berbeda dengan ruangan dinas lain yang begitu luas, namun ruangan kepala dinas pendidikan berbagi dengan ruangan staf yang lain.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar menuturkan, memang kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar sudah tidak layak digunakan dan membutuhkan renovasi secepatnya, terlebih pembangunan gedung sudah dua tahun lalu diusulkan sebelum ia menjabat sebagai kepala dinas.

"Kita lihat mi sendiri dek, kalau kelayakan ditanya sudah tidak layak mi memang, tapi masih bisa ditempati sembari menunggu pembangunan gedung baru yang itu saya juga sedang tunggu anggrannya,"ujarnya.

"Kan saya belum cukup setahun menjabat sebagai kepala dinas, tapi setahu saya usulan pembangunan gedung baru sudah dua tahun lalu dan kemarin ada diusulkan, tinggal kami menunggu dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP)," tuturnya.(*)