Home » » Kendala Fasum Makassar, Kafrawi: Banyak Oknum Bermain Dibelakang

Kendala Fasum Makassar, Kafrawi: Banyak Oknum Bermain Dibelakang

MACCANEWS -  Pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terkait fasilitas umum (fasum) yang belum diserahkan alas haknya kepada pemkot, membuat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib bekerja ekstra cepat dan berani mengambil keputusan demi aset negara tersebut.

Kepala Dinas Penataan Ruang (DPR) Kota Makassar, Ahmad Kafrawi, mengaku sengkarut masalah fasum selama ini memang harus diselesaikan secara tim dalam hal ini OPD yang mempunyai domain terhadap masalah fasum itu.

Kafrawai pun tak menampik banyak pengembang nakal dan oknum mafia lahan yang bermain dibelakang kepentingan itu. Olehnya, dengan fokus dan dukungan dari OPD dan aparat penegak hukum maka bukan mustahil target yang diberikan akan terealisasi.

"Memang perlu pelibatan semua pihak, termasuk  kejaksaan dan kepolisian," katanya saat ditemui di kantor Balaikota, Senin, (10/7/20170).

Menurut Kafrawi, jumlah fasum milik pemkot yang terdeteksi sebanyak 419. sementara baru 14 dilakukan penyerahan kepada bappeda, itupun belum sepenuhnya sempurna karena ada beberapa administrasinya masih dalam bentuk berita laporan acara.

Kafrawi mengaku, tugas dan fungsi eksekusi fasum-fasos Makassar saat ini banyak dibantu oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar lantaran.

"Sekarang dinas perumahan dinda, tapi sebenarnya harus kami dipercayakan penuh terkait penertiban aset pemkot itu, kami siap dan kami akan gandeng aparat penegak hukum untuk membantu," keluh Kafrawi.

Diketahui, ada beberapa fasum yang kini dikomersilkan oleh pengembang, termasuk jalan, taman dan lapangan olahraga. Ditengarai banyak bertebaran di wilayah Jalan masuk Rumah Sakit Faisal Toddopuli Raya, Jalan haji Bau, Urip Sumihardjo dan lain sebagainya. (omr)