Home » » ASTAGA... Ruang Operator KTP Disdukcapil Selalayar Dibobol Maling

ASTAGA... Ruang Operator KTP Disdukcapil Selalayar Dibobol Maling

Mohammad Yusran. K, SE, Kasi  Sistem Informasi Administrasi Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Kepulauan Selayar.
MACCAnews – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kepulauan Selayar, kehilangan berbagai peralatan Elektronik, khususnya peralatan proses penerbitan E – KTP bersama alat elektronik lainnya, yang terjadi, Minggu, 27 Agustus 2017, sekitar pukul 21.00 Wita.

Berbagai peralatan elektronik yang dibawah kabur, diantaranya 2 Unit Laptop, 6 Unit Kamera Digital, khusus Foto KTP,  1 Unit Signature Pad (Alat Tandatangan) serta 1 Unit Modem.

Diduga dari semua peralatan yang dibawa kabur oleh maling, tersebut melalui jendela yang sebelumnya dibobol dan kuat dugaan menggunakan balok dan mudah mudahan dapat terekam oleh CCTV yang ada dikantor Disdukcapil Kepulauan Selayar.

Hal ini disampaikan oleh, Mohammad Yusran. K, SE, Kepala Seksi (Kasi)   Sistem Informasi Administrasi Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Kepulauan Selayar, kepada beberapa Wartawan, di kantornya, Selasa (29/8/17).

Dikatakan bahwa, akibat kejadian tersebut, pelayanan proses pembuatan KTP berdasarkan pemohon yang masuk pada Senin, 28 Agustus, kemarin, tidak ada pelayanan.
Ruangan Operator Informasi Administrasi Kependudukan.

Hingga saat ini, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Kepolisian di SPKT, Polres Kepulauan Selayar, berdasarkan “Tanda Bukti Lapor”, No. TBL/206/VIII/2017//Sulsel/RES/.Kep. SLYR, tertanggal 28 Agustus 2017.

Kasat Reskim Polres Kepulauan Selayar, AKP Edy Purwanto, S Sos, yang dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (29/8/17), mengatakan bahwa karena laporan kepolisiannya sudah ada, kita pasti tindak lanjuti dan akan diadakan pengkajian dan akan ditindak lanjuti serta akan meminta personil anggota Reskrim tentang olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil tindak lanjut dari TKP selanjutnya akan diadakan dikembangkan proses Lidiknya. Pasalnya peralatan yang ada di ruang operator Informasi Administrasi Kependudukan, Dinas Dukcapil, tidak dijual umum.

Kasat Reskrim Polres, AKP Edy Purwanto, yang baru sehari setelah serah terima jabatan sebagai Kasat Reskrim juga mengatakan bahwa, kalau motifnya kita belum bisa pastikan sebelum pelakunya ditemukan dan tetap akan kita tindak lanjuti, sesuai laporan yang masuk.  (daeng)