Home » » Insentif RT/RW, Banggar: Masa Disamaratakan Malas dengan Rajin ?

Insentif RT/RW, Banggar: Masa Disamaratakan Malas dengan Rajin ?

MACCAnews - Wakil Ketua DPRD Makassar dari Fraksi Demokrat, Adi Rasyid Ali angkat bicara soal perdebatan insentif RT dan RW.

Menurutnya, aturan pemberian insentif RT dan RW yang diterapkan oleh Pemkot Makassar, sudah benar, terkait besaran yang disepakati bersama di DPRD Makassar yakni 1 juta yang memenuhi indikator dinilai sudah tepat.

"Saya selaku ketua Banggar dan juga sebagai pengusul insentif RT dan RW diawal pemerintahan Danny Pomanto menilai tidak ada yang salah ataupun keliru pelaksanaanya," Kata ARA.

Lanjut ARA sapaan akrab Adi Rasyid Ali,  pola atau penerapan pemberian insentif RT dan RW memang seharusnya berjenjang, jenjangnya tentu ada indikator yang telah diatur oleh pemerintah yaitu 9 indikator yang harus terpenuhi, pencapaian kinerjanya pun melalui penilaian yang transparansi dari Lurah dan LPM juga Kecamatan.

"Tidak perlu diributkan, logika berfikirnya mudah, masa yang tidak kerja diratakan insentifnya, kan tidak adil namanya, yang salah itu kalau RT/RW tidak bekerja kemudian di beri 1 juta," tuturnya. (*)