Home » » Pengamat: Perlu Rekam Jejak Bagus untuk Kalahkan DP

Pengamat: Perlu Rekam Jejak Bagus untuk Kalahkan DP

MACCAnews - Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar berikutnya baru akan digelar pada 2018, namun peta politik sudah mulai nampak.

Kemunculan sejumlah kandidat yang telah menyatakan kesiapan mereka untuk maju menantang petahana Moh. Rhamdan 'Danny' Pomanto akan menyemarakkan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Yang menarik, bagaimana hitung-hitungan peluang DP akronim dari Danny Pomanto untuk mempertahankan kursi Pemkot Makassar 1 pada pilkada 2018? Menurut pakar politik UIN Alauddin Makassar Firdaus Muhammad, masih relatif besar.

"Saya kira dengan melihat tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja walikota maka itu menjadi modal kuat bagi petahana untuk bertarung kembali," katanya, Sabtu (12/8/2017)

Menurut dosen Komunikasi Politik UIN Alauddin Makassar ini, para kandidat wali kota perlu rekam jejak yang baik untuk melawan sang imcumbent.

"Karena biasanya publik akan menjatuhkan pilihannya kembali kepada incumbent jika pada rekam jejak pemerintahannya bekerja dengan baik memenuhi harapan masyarakat," jelasnya.
Direktur Riset CRC (Celebes Research Centre), Andi Wahyudin
Sementara, Direktur Riset CRC (Celebes Research Centre), Andi Wahyudin, mengaku,  prestasi DP yang terbilang sukses menahkodai Makassar bisa jadi pertimbangan parpol untuk mengusungnya.

"Memang banyak penantang kuat termasuk wakilnya sendiri, deng Ical. Tapi, melihat indeks kepuasan masyarakt terhadap pak DP sejauh ini, maka itu menjadi invetasi yang mahal sebagai imcumbent," kata Wahyuddin yang juga jebolan magister perencanaan Universitas Hasanuddin.

Meski demikian, lanjut dia, karena politik cukup dinamis, maka semua masih bisa terjadi, tergantung komunikasi politik yang terbangun, dan efektifitas kerja-kerja tim pemenangan di lapangan

Diketahui, empat partai baru-baru ini memang merilis hasil survey kandidat usungan Pilwalkot Makassar. Partai Gerindra misalnya, menempatkan Imcumbent DP pada posisi pertama, DP unggul signifikan meninggalkan kompetitor lainnya.

Seperti, Dg Ical (wakil wali kota), Irman Yasin Limpo (Kadis pendidikan Sulsel), Haris Yasin Limpo (Dirut PDAM Makassar), Sri Rahmi (legislator PKS), Adi Rasyid Ali (Ketua DPC Demokrat), Nunung Dasniar (politisi Gerindra) serta mantan legislator Sulsel, Andi Mustaman.

Sedangkan, perolehan suara DP pada hasil survey PKS Makassar mencapai 76 persen. Berikutnya partai Demokrat, DP juga unggul terhadap sejumlah kandidat termasuk unggul atas Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulsel, Deng Ical.  Terakhir, partai Hanura juga mengunggulkan DP. (mar)